PPAN Tangsel Mengajak Masyarakat Perang Melawan Narkotika

PPAN ajak masyarakat perang melawan narkotika

TANGSEL, PenaMerdeka — Perang melawan narkotika dan permasalahan penyalahgunaan obat psikotropika memang tidak ada habisnya. Modus yang digunakan semakin beragam mulai dari memasukan narkoba dalam bungkus permen hingga isi ulang rokok jenis Vaporizer (Vape) dan yang menjadi Korbannya tak lain adalah kalangan remaja, sebagian artis.

Syarif Hidayatulloh,S.H selaku ketua Pemuda Penggiat Anti Narkotika (PPAN) di Kantor PPAN Tangsel, Parigi, Pondok Aren, Tangerang Selatan memaparkan, bahwasanya jangan sampai masyarakat Negara Indonesia rusak karena narkoba, Rabu (16/08/2017).

Belum lama ini, seorang publik figur Tora Sudiro berserta istri di tangkap atas dugaan penggunaan obat-obatan terlarang. Setelah kasus Tora Sudiro kemudian beredar kabar salah satu artis tanah air Marcello Tahitoe atau yg akrab disapa Ello juga dikabarkan ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Jakarta Selatan.

“Sangat disayangkan belakangan ini banyak Publik figur tertangkap polisi lantaran menyalahgunakan barang terlarang tersebut. Dikhawatirkan apabila perbuatan seorang Idola tersebut ditiru oleh para penggemarnya. Hal ini tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat yg dapat berpikir jernih sehingga kita dapat menyatukan visi dan misi kita untuk perang melawan narkotika,” kata Syarif.

Bahkan kata Syarif menambahkan lebih mengkhawatirkan lagi Narkoba bernama Flakka dikabarkan sudah mulai memasuki Indonesia, obat jenis ini dapat membuat penggunanya menjadi kehilangan kendali seperti Zombi (mayat hidup).

Dalam kesempatan yang sama, Anri Saputra Situmeang,S.H Dewan Pembina Pemuda Penggiat Anti Narkotika (PPAN) mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam perang melawan narkotika.

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika didalam Pasal 104 dijelaskan bahwa “Masyarakat mempunyai kesempatan yang seluas-luasnya untuk berperan serta membantu pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.”

Oleh karena itu, lanjut Anry, saya ingin mengajak bersama-sama kepada masyakarakat Indonesia berperan juga untuk mensosialisasikan, mengkampanyekan mengenai bahaya narkotika, sebab itu bukti salah satu pencegahan untuk memperangi kejahatan luar biasa (Ektra Ordinery Crime) yaitu kejahatan narkotika demi Indonesia Merdeka memperangi kejahatan narkotika, ujar Anry dalam rilis yang diterima PenaMerdeka.com.

Ia juga menambahkan, “Lindungilah keluarga anda dari Bahaya Narkoba sebelum terlambat dan menyesal akhirnya,” imbuhnya.

Perang melawan narkotika bisa dimulai dari lingkungan Keluarga kita sendiri saling menjaga dan mengingatkan antar saudara. Dan alangkah baiknya lagi apabila dapat mengingatkan pada lingkungan luas baik itu tentangga, kerabat dekat ataupun masyarakat luas lainnya. Sehingga kita dapat sama-sama menjaga dari bahayanya jerat narkoba. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah