Olimpiade Olahraga Rekreasi dan Silat Tradisional Lestarikan Budaya Lokal

by 2017-08-25 0 comments

melestarikan budaya lokal silat tradisional

KOTA TANGERANG, PenaMerdeka – Untuk melestarikan budaya lokal dan untuk menyambung silaturahmi serta interaksi antar warga masyarakat Kota Tangerang. Pemkot gelar Olimpiade olahraga rekreasi dan Silat Tradisional. Event ini dianggap sebagai langkah awal lestarikan budaya lokal dan menumbuhkembangkan olahraga rekreasi dan menjalin silaturahmi serta interaksi antar warga di kota Tangerang.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang H. Arief R Wismansyah yang didampingi oleh Wakil Wali Kota H. Sachrudin beserta sejumlah pimpinan OPD di Pemerintah Kota Tangerang saat membuka kegiatan Olimpiade Olahraga Rekreasi dan Seni Tradisional di Stadion Mini Cipondoh, kelurahan Cipondoh Makmur, Cipondoh, Kamis (24/8).

Di tengah perkembangan teknologi yang pesat, langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan kembali kepada anak-anak bahwa masih ada permainan tradisonal yang tak kalah menarik dengan permainan di dunia digital sekaligus untuk melestarikan budaya lokal.

“Utamakan interaksi sosial walaupun perkembangan teknologi semakin canggih, perkenalkan kembali anak – anak kita dengan permainan tradisional yang gak kalah menarik dari permainan yang ada di gadget mereka.” Kata Wali Kota.

Menurutnya, komunikasi yang dijalin secara langsung dengan sesama masyarakat lebih efektif untuk dapat lebih mengenal satu sama lain dan dapat menjadi pondasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah untuk bahu membahu membangun Kota Ahklakul Karimah.

“Lebih efektif komunikasi yang terjalin langsung antar masyarakat dibanding hanya berkomunikasi melalui sosmed, jadi lebih saling kenal sama orang lain.” Tutur Arief.

Kegiatan melestarikan budaya lokal ini diikuti sebanyak 39 perguruan silat tradisional yang berasal dari Kota Tangerang, Jakarta, Kabupaten Tangerang, Tangsel, Bekasi dan Depok ikut dalam kategori silat tradisonal. Sementara untuk perlombaan olahraga rekreasi kategori pelajar dan umum diikuti oleh 630 peserta dan sebanyak 27 tim untuk lomba poco-poco nusantara. (herman)

kompetisi potret Banten

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.