Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Guru Honor Swasta Demo Pemkot Tangerang Minta Isentif tak Dicabut

guru honor swasta

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka — Puluhan guru honor swasta yang mengatasnamakan Persatuan Guru Swasta Republik Indonesia (PGSRI) melakukan aksi demo di depan Pusat Pemerintahan kota (Pemkot) Tangerang.

Puluhan tenaga pendidik honor itu menuntut kepada Pemkot Tangerang soal penghapusan insentif lantaran terbentur dengan pelaksanaan Undang-undang No 23 tahun 2014.

Mulyadi, Presidium PGSRI Kota Tangerang mengatakan semenjak jaman Wahidin Halim menjabat Walikota Tangerang setiap tahun insentif guru honor swasta terus bertambah hingga mencapai RP 650.000.

Namun pada Januari 2017 Arief R Wismansyah Walikota Tangerang menghapus insentif tersebut mengacu terhadap UU 23 tahun 2014.

Padahal, pihaknya sudah mempelajari isi dari Undang-undang itu dimana setiap pasal yang tertera dalam UU tersebut itu tidak ada klaosul penghapusan insentif guru honor.

Kecuali pengelolaan SMA/SMK saja yang dialihkan dari Kota/Kabupaten ke Provinsi Banten.

“Menurut saya ini merupakan kekeliruan yang dilakukan oleh Walikota Tangerang Arief R Wismansyah yang telah mengambil hak tenaga pendidik swasta yakni dengan cara menghentikan insentif tersebut,” ungkapnya.

Seharusnya lanjut Mulyadi mengatakan, organisasi yang lain seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), MKKS serta Dewan Pendidikan Kota Tangerang ikut andil dalam hal ini supaya bersama-sama melakukan evaluasi apakah kebijakan penghapusan insentif terhadap guru honor swasta itu sudah tepat yang dilakukan oleh Pemkot Tangerang tersebut.

“Karena keputusan mencabut insentif guru honor swasta menimbulkan dampak yang sangat luar biasa. Mereka itu tidak mendapatkan honor yang memadai dari sekolahnya,” tandasnya. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan