Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

November, Dinsos Kota Serang Janji Perbaiki Rumah tidak Layak Huni Nenek Wati

Rumah tidak Layak Huni Nenek Wati

KOTA SERANG – Kepala Dinas Sosial Kota Serang, Syamsuri Dahan menyebut soal Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ditempati nenek Wati (110), di lingkungan Sumur Pecung, Kota Serang akan diperbaiki pada November 2017.

“Rumah yang ditempati nenek itu akan diperbaiki November mendatang. Akan dialokasikan pada APBD Perubahan 2017. Tapi akan dibantu dari Dinsos juga,” katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (20/10/2017).

Sebelum diperbaiki menurut Syamsuri pihaknya bakal meneliti dahulu rumah tidak layak huni milik nenek Wati. Sebelum memberikan bantuan tersebut. Sejatinya apakah apakah tanah dan rumahnya milik nenek Wati atau bukan.

“Kami akan megecek dahulu soal tanah diatas rumah gubuk nenek Wati. Kami cek ke lapangan. Memastikan status tanahnya. Miliknya atau bukan” ucap Syamsuri.

Syamsuri mengaku jika rumah yang tidak layak huni atau RTLH di Kota Serang cukup tinggi, ada sebanyak 3.600 rumah. Keadaan itu tersebar di 6 wilayah kecamatan di Kota Serang.

Sejauh ini, Pemkot baru memperbaiki 53 bangunan yang berstatus rumah tidak layak huni. Makanya ia menegaskan bahwa pada November 2017 ini sekitar 16 rumah akan diperbaiki, termasuk gubuk milik Wati.

Seperti diketahui, memasuki usia 110 tahun, Wati, Warga Kota Serang adalah Nenek berstatus sebatang kara hidup bertahun tahun kini masih tinggal di Gubuk berukuran 6×3 meter.

Ia hidup sendiri setelah sang suami meninggalkannya sekitar 40 tahun silam. Pantauan di lokasi, Wati warga Kota Serang ini terpaksa hidup dalam serba jauh dari kata standar, lantaran tidak punya sanak saudara tinggal di rumah tidak layak huni. (rhn)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.