KABUPATEN TANGERANG, PenaMerdeka – Tokoh masyarakat kelapa dua menuding maraknya layanan birahi diwilayah ruko Gading Paramaunt, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang lantaran disinyalir ada main mata antara pejabat berwenang dengan para pengusaha yang memiliki bisnis prostitusi.

Indra Irawan tokoh masyarakat kecamatan kelapa dua kepada wartawan mengaku jengkel dengan kondisi tersebut, ia bahkan menuding aparat pemerintah malah mengambil keuntungan dari maraknya tempat hiburan yang disinyalir menyediakan layanan esek – esek tersebut.

“Pemerintah wilayah bukannya tidak mengetahui keberadaan Panti pijat atau Spa tersebut, karna disini juga diduga banyak juga oknum – oknum pejabat yang berkoordinasi dalam tanda petik dengan para pemilik bisnis prostitusi itu,”kata indra kepada Wartawan, Rabu (1/11).

Menurutnya, bukan hanya di sumarecon yang menjadi lahan basah para pejabat setempat untuk mencari keuntungan, Indra mengaku tidak sedikit griya pijat, Spa Dan karoke diwilayah kelapa dua bersinggungan langsung dan membuat resah masyarakat setempat yang juga disinyalir menjadi atm para oknum pejabat setempat tersebut.

“di Bencongan wilayah padat penduduk, dan itu berhadap hadapan langsung dengan masyarakat , dan masyarakat banyak yang ngeluh dengan adanya panti pijat Spa yang didudaga menjadi bisnis prostitusi dan yang kedua diwilayah kelurahan kelapa dua sama kelurahan pakulonan barat dan desa curug serengeng itu banyak juga yang sudah termanejemen rapih,”Keluhnya

Yang lebih ironisnya lagi, lanjut indra, diwilayah gading sumarecon saat ini sudah menjadi sangat terkenal dikalangan para pecinta dunia esek – esek karna maraknya wisata birahi tersebut.

“banyak orang yang tadinya mau ke jakarta, malah larinya ke sumarecon, karna disinyalir para pengusaha yang menajalani bisnis prostitusi tersebut juga menyediakan cewek – cewek dari luar (negeri) seperti cunko, uzbek, dan (tempat) itu terselebung tidak memakai nama resmi dan itu sudah mulai rame dikalangan menengah keatas,”Kata indra

Menanggapi hal tersebut, Sudrajat Kasie Trantib Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang mengaku pihaknya akan langsung mengirim personilnya untuk menyelidiki griya pijat dan karoke yang menyediakan layanan birahi untuk ditindaklanjuti.

“kita harus memiliki bukti yang kuat untuk merekomendasikan kepada satpol kabupaten untuk menutup tempat hiburan yang dijadikan sebagai bisnis prostitusi tersebut,”ujar Sudrajat.

Sementara ketika disinggung terkait ijinnya Ia mengklaim para pengusaha yang disinyalir membuka layanan birahi di wilayah ruko Gading Paramaunt tersebut telah mengantongi ijin yang lengkap.

“Rata rata mereka yang memiliki tempat Pijat,Spa Dan Karaoke yang disinyalir dijadikan bisnis prostitusi itu sudah mengantongi ijin berbentuk SKDU (surat keterangan domisili usaha),” tandasnya. (herman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *