MUI Desak Pemkab Tangerang Tutup Layanan Prostitusi Berlabel Panti Pijat & Spa

layanan prostitusi tangerang

KABUPATEN TANGERANG, PenaMerdeka -Majelis Ulama Indoneia (MUI) Kabupaten Tangerang meminta pihak Pemkab supaya segera mengambil tindakan tegas terhadap sejumlah griya pijat, Spa dan karaoke yang diduga menyediakan layanan prostitusi di wilayah Ruko Paramount Gading Serpong Sumarecon, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Permintaan tersebut, lantaran banyaknya aduan dari masyarakat setempat dimana panti pijat, Spa dan Karaoke yang mulai menjamur di wilayah itu banyak disalahgunakan dan disinyalir dijadikan tempat bisnis esek-esek.

Oleh karenanya MUI Kabupaten Tangerang mendesak Pemkab Tangerang untuk segera menutup tempat hiburan yang menyediakan layanan prostitusi tersebut. Karena dengan adanya tempat itu masyarakat mulai resah.

K.H Nur Alam, Sekretaris Sekretaris MUI Kabupaten Tangerang menilai keberadaan tempat hiburan yang ditenggarai menyediakan layanan birahi tersebut menimbulkan keresahan masyarakat.

“Kami juga menerima laporan dari beberapa kalangan masyarakat setempat tentang keberadaan panti pijat,spa dan karaoke yang disalahgunakan penggunaannya,” ucap Kyai Nur Alam kepada Wartawan, kamis (2/11/2017) kemarin.

Maka itu kita mendesak kepada pihak berwenang segera menutup panti pijat ataupun Spa yang dicurigai menyediakan layanan prostitusi termasuk yang di Gading Serpong.

Ia juga menambahkan, karena keberadaan pengusaha Panti pijat, Spa dan Karaoke tersebut sudah meresahkan masyarakat setempat.

Nur Alam meminta kepada Pemkab Tangerang untuk segera memberikan perintah ke Satpol PP untuk menutup Panti pijat, Spa dan karaoke yang diduga menyediakan layanan prostitusi tersebut.

“Karena sudah meresahkan warga, dan tentunya terlebih kalau tempat pijat itu menyalahi aturan tentu akan berdampak pada Penyakit-penyakit sosial,” tandasnya. (herman)

Disarankan
Click To Comments