Polemik Mukota Kadin Tangsel, Kandidat Sebut Ada Keputusan Sepihak

Mukota Kadin Tangsel Kisruh

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Pengunduran waktu penyelenggaraan Musyawarah Kota (Mukota) Kadin Tangsel yang bakal digelar Maret 2018 mendatang mendapat protes, sebab dianggap merupakan keputusan sepihak.

Bahkan Caretaker Kadin Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini dinilainya tidak profesional karena tidak bisa menyelenggarakan kontestasi Mukota untuk menentukan kepengurusan definitif. Disebutkan bahwa pelaksanaan seharusnya diselenggarakan 27 November 2017.

Salah seorang kandidat Ketua, Miss Fahradiba mengaku hingga kini belum mengantongi surat resmi terkait mundurnya pelaksanakan Mukota Kadin Tangsel.

“Saya kecewa mendengarnya, kalau benar Mukota diundur, tentunya ini banyak pihak yang dirugikan, dan Saya menilai Tim Caretaker tidak profesional,” ujarnya.

Sementara itu salah seorang Panitia Pengarah Mukota Kadin Tangsel, Sabda Lubis menjelaskan, pihaknya memprotes dalam kepanitiaan Mukota tidak adanya kesepakatan tujuan antar tim.

Pasalnya kata dia, dibuktikan perihal adanya keputusan pengunduran waktu Mukota Kadin Tangsel yang hanya diambil oleh sejumlah pihak saja tanpa mengganggap panitia lainnya.

“Ini sebelah pihak. Saya sudah tanya kepada panitia pengarah lainnya, apakah benar ada keputusan rapat terkait mundurnya mukota ini?. Antar sesama panitia saja tidak ada komunikasi yang baik,” ungkap Lubis ditemui di Kafe Tekko Associate Tower, kawasan BSD, Tangsel, Rabu (08/11/2017).

Lebih jauh ia menjelaskan, dalam pengurusan Kadin merupakan kumpulan pengusaha profesional, bukan Lembaga Politik.

Abdurrahman, Carateker Kadin Tangsel, terkait pengunduran pelaksanaan Mukota Kadin Tangsel disebutkan untuk pengoptimalan berlangsungnya kegiatan tersebut.

“Selagi tidak bertentangan dengan AD/ART Organisasi, Saya rasa tidak ada masalah mundurnya Mukota, ini tentunya untuk mengoptimalkan agar lebih baik lagi penyelenggaran Mukota Kadin Tanggerang Selatan,” jelas Abdurrahman.

Ia menandaskan, keputusan untuk menunda Mukota Kadin Tangsel sudah melalui rapat antara Pengurus Kadin Banten dengan Tim Carateker. Selanjutnya paling lambat bakal diselenggarakan pada Maret 2018, meskipun untuk waktu tanggalnya belum dipastikan.

Sebelumnya menurut Ketua Steering Committee (SC) pelaksanaan Mukota II Kadin Kota Tangsel, Sigar Silitonga kepada wartawan pada Jumat (27/10/2017) lalu bakal digelar 27 November 2017.

“Rencananya 27 November 2017,” ucapnya saat itu.

Terkait syarat untuk maju sebagai Calon Ketua Kadin, Sigar menyebutkan, antara lain membawa KTA-B Kadin asli dan fotocopy yang masih berlaku hingga 27 November 2017 dan KTA-B Kadin tahun sebelumnya.

Dia menegaskan, syarat dalam Mukota Kadin Tangsel nanti itu harus terpenuhi. Minimal dua tahun berturut-turut, membawa Asli dan fotocopy dokumen yang membuktikan pernah menjadi pengurus Kadin atau asosiasi/himpunan. (yoyo)

Disarankan
Click To Comments