Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Germas di Pandeglang, Bupati Irna Serukan Program Pola Keluarga Sehat

0 92

PANDEGLANG,PenaMerdeka – Pelaksanaan Serentak Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk Provinsi Banten yang berlangsung di Kabupaten Pandeglang, Bupati Irna Narulita menyerukan bahwa pola keluarga sehat bisa dilaksanakan masyarakat.

Seperti diketahui selain di Banten, ada sepuluh provinsi di Indonesia yang melakukan gerakan kesehatan serupa. Germas di Pandeglang dipusatkan di Kampung Panandean, Desa Kupahandap, Kecamatam Cimanuk, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita mengatakan, Germas merupakan tindakan sistematis yang dilakukan bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa termasuk mengajak seluruh insan masyarakat untuk melakukan pola keluarga sehat.

“Saya mengajak kepada masyarakat Pandeglang untuk membiasakan pola hidup sehat. Karena, sehat itu berawal dari keinginan kita sendiri,” kata Irna belum lama ini kepada wartawan.

Irna mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang telah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya pemeriksaan IVA (deteksi dini kanker leher rahim) dengan target 200 orang.

Selain itu ia juga menambahkan, ada pemeriksaan Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan target 600 orang, bedah rumah sebanyak 25 Unit, dan bedah rumah melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 282 rumah di 32 kecamatan.

“Kebijakan pola keluarga sehat memang harus dilakukan menyeluruh. Contoh ada kasus dari 264 orang yang dilakukan deteksi dini pada kankker leher rahim, 17 orang positif. Ini dilakukan pengobatan,” katanya menerangkan.

Selain itu Tandas Bupati Irna, ada program lain seperti bedah rumah. Sama juga ini merupakan program lanjutan Germas, karena sehat juga dimulai dari lingkungan keluarga terlebih dahulu.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang Indah Dinarsiani menyampaikan, Pandeglang ditunjuk sebagai lokasi Germas dari empat kabupaten yang diajukan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

“Ada dua lokasi dalam penyampaian pola keluarga sehat yang kita ajukan yakni Juhut dan Kupahanda, tapi lokasi di Juhut tidak mendukung untuk tempat olahraga dan parkir, maka dipilih Kupahandap,” ujarnya.

Dalam kesempatan acara tersebut, dihadiri Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengendalian Penyakit, dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes H.M Subuh, Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Diah Indrajati, Forkopimda Provinsi Banten, Forkopimda Kabupaten Pandeglang, para Asisten Daerah, dan SKPD. (advertorial)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...