Tampil Beda Berani Mengupas Tuntas

Dianggap Darurat, Pemrov Akan Bantu Pembangunan Sekolah Rusak di Kota Kabupaten Banten

0

BANTEN,PenaMerdeka – Soal laporan banyaknya sekolah rusak di kota dan kabupaten dianggap Wahidin Halim, Gubernur Banten, kondisinya termasuk darurat bangunan sekolah tidak layak.

Ia mengatakan, untuk sekolah setingkat menengah atas atau SMA, Pemerintah Provinsi Banten mencatat ada 4 ribu lebih ruang kelas yang rusak. Sedangkan untuk SMP dan SD, ia belum mendapatkan data pasti.

Namun, karena kemungkinan banyaknya ruang kelas yang rusak, ia juga berjanji akan datang ke pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Banten menginventarisir catatan sekolah rusak tersebut.

“Hal ini menjadi darurat, saya sepakat itu,” kata Wahidin kepada wartawan di Kota Serang, beberapa waktu lalu.

Untuk membantu pembangunannya, ia mengatakan akan melakukan konsolidasi membangun hubungan dengan kepala daerah di kabupaten/kota.

Apalagi kata mantan Wakil Ketua Komisi II DPR-RI banyak pemerintah di daerah yang belum memprioritaskan pembangunan sekolah.

“Prinsip saya, di Banten harus bagus. Pembangunan sekolah rusak nanti itu nanti dalam operasional (pembangunannya) bisa dikerjasamakan,” ucapnya.

Wahidin melanjutkan, termasuk sudah meminta pihak perusahaan swasta atau bank yang bisa mengucurkan bantuan melalui dana CSR untuk membangun sekolah rusak atau akses jembatan untuk sekolah, seperti di daerah Pandeglang dan Lebak.

Wahidin berjanji, pihaknya akan melakukan komunikasi dengan pimpinan daerah di masing-masing tempat. Ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi pendidikan di daerah. Termasuk ke Pandeglang untuk melihat kondisi bangunan SD yang hanya terbuat dari bilik bambu.

“Makanya mau ngundang Dinas Pendidikan Pandeglang. Saya juga telepon bupatinya. Ini menjadi darurat,” katanya.
(advertorial)