Maling Motor di Tangsel Didor Timah Panas

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Seorang maling motor menjalani menjalani perawatan sesudah timah panas bersarang di kakinya. Jun (29) terpaksa ditembak lantaran melawan petugas pas tepergok beraksi di parkiran Hotel Melati Mas, Jalan Raya Serpong Ruko WTC, Pondok Jagung, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (22/12/2017).

Menurut informasi yang diterima PenaMerdeka.com, saat itu tim Satreskrim ‘Vipers’ Polres Tangsel sudah mendapat informasi bahwa ada kelompok pencuri kendaraan roda dua yang akan beroperasi pada wilayah Serpong.

Mengantisipasi hal tersebut, beberapa personel Vipers mulai mengobservasi beberapa tempat, termasuk juga di area Hotel Melati Mas. Saat muncul dua orang pria maling motor dengan gelagat mencurigakan di area parkir, para pencuri mengendarai seunit sepeda motor Honda Vario F 2468 ES.

“Kedua pelaku melucuti seunit sepeda motor yang bukan punyannya, merek Kawasaki Ninja 150 cc dengan nomor polisi B3745 BUV. ketika kepergok, kedua pelaku kabur dengan berhasil membawa lari hasil curiannya,” papar AKP Alexander Yurikho Hadi, kasatreskrim Polres Tangsel.

Alex menjelaskan, saat pengejaran kedua pelaku berupaya menyerang petugas dengan memepetkan kendaraannya. Karena tidak mau mengambil risiko, polisi lantas meletuskan senjata api ke arah udara agar keduanya menyerah.

“Tidak mau menyerah, malah ngelawan terus. Akhirnya pelaku Jun kita lumpuhkan saja di bagian kaki kanannya. Sedangkan satu pelaku lain berhasil lolos karena menceburkan diri ke aliran Sungai Cisadane.”

Jun mengaku sembilan kali mencuri di sebagian tempat. Sedangkan pelaku yang lolos dari penangkapan,  berinisial Az. Ia merupakan residivis yang sudah masuk DPO oleh Polres Lebak, Polda Banten.

“Barang bukti maling motor itu kita sita adalah satu unit milik korban pencurian, satu unit punya pelaku, serta dua mata kunci kontak palsu,” akhir Alex. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah