Ngadu ke Mapolres Cilegon, Ustad Solmed Malah Desak Warga Pasauran Minta Maaf

Cilegon – Polemik antara warga Desa Pasauran dan Sholeh Mahmoed alias Ustad Solmed belum mereda, justru kini meruncing. Pasalnya Ustad Solmed pada Rabu (18/5) kemarin mendatangi Mapolres Cilegon, Banten.

Tujuan kedatangan Solmed ke Mapolres Cilegon akan mengadukan sejumlah warga Pasauran yang dianggapnya sudah melakukan percobaan menganiaya terhadap dirinya dan perbuatan perusakan benda yang dimilikinya saat acara Isra Miraj.

Seperti diketahui bahwa saat itu pada Jumat (29/5/2016 ) panitia Masjid Al Munawaroh, Desa Pasaruan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menggelar penyelenggaraan Isra Miraj dan mempercayakan Ustad Solmed sebagai penceramah.

Namun sampai waktu yang telah ditentukan dan disepakati, pria yang kerap tampil ditelevisi itu tak kelihatan batang hidungnya. Informasi yang berhasil dihimpun dari surat perjanjian antara manejemen dan warga disebutkan Solmed harus tepat datang pukul 20:00 WIB, tetapi ia datang pada pukul 24:40 WIB. Bahkan menurut panitia, Solmed meminta tambahan honor. Karuan saja sejumlah massa sempat bersitegang dengan Solmed dan krunya.

“Saya akan laporkan soal kasus pengrusakan dan percobaan penganiayaan” ujar Ustad Solmed.

Ustad Solmed mengaku hanya akan melaporkan sejumlah warga berbicara di televisi. Sebelum melanjutkan laporannya, ia meminta agar warga tersebut meminta maaf.

“Saya sudah tandai orang-orangnya dan saya catat namanya. Jadi sebelum saya lanjutkan perkara ini, saya berharap mereka meminta maaf.

Karena ucapan mereka itu ucapan hampa, tidak bisa dibuktikan. Jadi mereka salah sasaran. Bukan saya yang harusnya dituduhkan. Saya akan bawa perkara ini secara serius,” katanya.

Sementara, Hendra Heriansyah kepada Pena Merdeka pada Kamis (19/5) kuasa hukum Ustad Solmed mengaku belum dikonfirmasi oleh kliennya soal pengalihan pengacara. Tetapi ia menegaskan supaya kedua belah pihak melakukan langkah damai lantaran di negara ini juga menganut azas kekeluargaan.

“Kalau menurut saya ini hanya persoalan diskomunikasi saja. Jadi tidak perlu gontokan. Kalau semuanya saling lapor masalah ini tidak akan selesai,” katanya menegaskan (wahyudi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan