Karena sudah direlokasi, kondisi lingkungan dua Yayasan Sekolah Swasta di Jalan Anggrek, Villa Tangerang Regency, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang yang sebelumnya berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah kini lebih bersih sehingga terlihat rapih.

Pantauan Pena Merdeka, beberapa waktu lalu sampah yang tadinya menggunung kini sudah tidak terlihat, banyak lalat yang sebelumnya bergerumung di sekitar lokasi sekarang mulai berkurang, Jumat (1/7)).

Kepala Sekolah Dasar (SD) Penerus Bangsa Jan Jan Marini mengaku bersyukur lantaran lokasi tempat sampah yang tadinya berdekatan dengan lingkungan sekolahnya saat ini sudah dipindahkan.

“Syukur mas sekarang kondisinya terlihat lebih bersih dan nyaman. Bau busuk yang sebelumnya sangat menyengat sekarang sudah tidak lagi tercium lagi. Akses jalan menuju sekolah yang tadinya tertutup sampah sudah bisa dilewati pengguna jalan lebih baik,” kata Marini.

Karenanya ia berharap supaya kondisi seperti ini dapat di pertahankan terus. Kalau tempat pembuangan sampah sementara sudah dipindahkan mudah-mudahan armada pengangkutannya bisa dilakukan lebih maksimal. Pasalnya kata Rini, ini untuk menghindari penumpukan sampah kembali. Kalau sudah seperti itu yang dikhawatirkannya justru bau sampah yang menyengat datang lagi.

Sementara Roni Wakil Kepala SD Fellycia juga menyampaikan apresiasi, tetapi ia berharap agar kondisi saat ini dapat merubah pemikiran bahwa di sekolahnya yang identik dekat dengan bak sampah bisa hilang. Ia beralasan, dari bau sampah sangat mengganggu proses belajar mengajar.

“Sekolah saya sempat menyandang tidak baik karena persoalan sampah. Mudah mudahan predikat itu akan hilang sehingga kedepan SD Fellycia mendapat minat masyarakat lagi untuk menyekolahkan anaknya disini,” ujarnya terlihat sumringah.

Di beritakan sebelumnya penumpukan sampah yang bau busuk sangat terasa di lingkungan di dua sekolah yang kebetulan berada dekat lokasi tersebut. Bahkan pihak sekolah mengaku dengan adanya persoalan tersebut minat siswa baru menurun hingga 30%.

Sempat dirasakan bersih tetapi hanya beberapa hari saja lantaran saat itu berbarengan saat Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah datang berkunjung ke lokasi.

Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Periuk Eep Ruli Hasan beberapa waktu lalu sempat menyatakan bahwa tempat pembuangan sampah sementara yang dikeluhkan masyarakat akan dipindahkan ke lokasi yang berbeda.

Pasalnya, lokasi tempat pembuangan itu juga mengganggu aktifitas kerja pegawai di Kantor Urusan Agama, Kantor UPTD Pendidikan Dasar serta Kantor Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.

Eep juga sempat mempertanyakan soal armada pengangkutan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang yang kerap mengalami keterlambatan mengangkut sampah. Akibatnya, sampah menumpuk dan menimbulkan bau yang menyengat. (yuyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *