Rencananya negara muslim di dunia besok pada Senin (4/7/2016) mengintip jatuhnya 1 Syawal. Pemerintah Arab Saudi melalui Mahkamah Agung menghimbau agar masyarakat Islam di belahan jazirah arab tersebut melaporkan hilal untuk menetapkan 1 Syawal yang sekaligus menentukan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam pengumumannya, Mahkamah Agung Saudi meminta kepada siapa saja yang telah melihat hilal untuk melapor ke pengadilan terdekat. Seperti dikutip dari laman Al Arabiya, Minggu (3/7/2016), masyarakat muslim di negara itu agar segera mendaftarkan kesaksiannya atau melaporkan kepada otoritas pusat kawasan di wilayahnya terkait jatuhnya 1 Syawal.

Seperti diketahui, penetapan 1 Syawal sekaligus perayaan Idul Fitri ditandai dengan munculnya bulan baru atau hilal sebagai tanda bahwa bulan Ramadhan telah berakhir.

Sementara itu, Lukman Hakim, Menteri Agama RI mengatakan pihaknya akan memakai tenaga atau sejumlah ahli peruhiyat untuk menentukan 1 Syawal untuk menyambut perayaan umat Islam Idul Fitri. “Mereka akan menyaksikan bulan di titik tertentu di Indonesia. Kemunggkinan Idul Fitri tahun 2016 ini tidak ada perbedaan antara Pemerintah, Muhamadiyah dan Nahdatul Ulama sendiri,” ucapnya menegaskan.

Menteri menuturkan, kalau hilal terlihat memenuhi syarat besok (4 Juli 2016), maka sholat Ied dilakukan esok harinya, kalau tidak terlihat itu berpulang kepada peserta sidang isbat, tandas Lukman. (yuyu/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *