Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Diduga Konsleting Listrik, Rumah Di Kota Tangerang Ludes Dilahap Jago Merah

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Diduga akibat konslting listrik, satu unit rumah, di Jalan Sukamulya 1, Suksari, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang ludes dilahap si Jago Merah.

Diketahui, sebelum terjadi kebakaran rumah tersebut dalam keadaan kosong, lantaran sedang ditinggal oleh pemiliknya dan dikabarkan aliran listriknya memang sedang mengalami gangguan.

Hal itu, disampaikan Kurniawati (63) pemilik rumah, konsleting listrik memang kerap terjadi di rumahnya, bahkan beberapa hari sebelum kebakaran, aliran listriknya kerap mati secara tiba-tiba.

“Memang, belum lama juga listriknya sering mati, semua barang sih tidak dapat diselamatkan hanya mobil aja, coba aja nanti kita lihat masih ada yang bisa diambil atau tidak,” terang Kurniawati di lokasi kejadian, Selasa (22/4/2018).

Dia melanjutkan, pihaknya sudah memiliki pirasat, kalau akan terjadi di rumahnya, sebab konslting listrik yang selama ini menghantui dirinya bener-benar terjadi.

“Saya sudah ada pirasat tidak enak, makanya saya disuruh nginap di tempat anak tidak mau, eh ternyata benar pasa sampe katanya rumah saya kebakaran,” ungkapnya.

Sementara Dhani Indrawab, Danton C BPBD Kota Tangerang membenarkan, kebakaran rumah tersebut, adanya konsleting listrik (hubungan arus pendek).

“Kami dihubungi oleh salah satu warga sekitar pukul 13:20 WIB, dimana adanya laporan kebakaran di wilayah sukasari, kemudian bergegas menuju lokasi,” terang Dhani.

Dia melanjutkan, upaya pemadaman yang dilakukan semaksimal mungkin. Namun karena terhalang akses jalan yang agak sempit terpaksa kami turunkan armada kecil agar bisa mencapai titik kebakaran.

“Setelah satu jam berjibaku melakukan pemadaman dengan menurunkan sebanyak lima Ardama, akhirnya api pun dapat dikendalikan,” ungkap Dhani.

Hingga berita ini diturunkan, belum dikabarkan ada korban jiwa dan kerugian ditaksir mencapai ratusa juta rupiah. (yuyu)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan