Di Hari Tanpa Tembakau, Pemkab Bekasi Dapat Pastika Parahita Kemenkes RI

KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka- Pemerintah Kabupaten Bekasi mendapatkan penghargaan Pastika Parahita dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI atas upaya penerapan Perda Tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Pemberian penghargaan itu memang sebelumnya lantaran apresiasi Kemnekes atas upaya Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja yang peduli tentang kesehatan masyarakat.

Penghargaan Pastika Parahita diserahkan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI Anung Sugihantono yang diterima langsung Bupati Bekasi dalam acara Puncak Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia Tahun 2018 yang dilaksanakan oleh Kementrian Kesehatan RI pada Kamis, (31/5/2018) bertempat di Kantor Kementrian Kesehatan, Jakarta.

Bupati mengatakan, Pemkab Bekasi akan terus berkomitmen mendukung Program Kawasan Tanpa Rokok khususnya.

Adanya penghargaan Pastika Parahita akan menjadi motivasi bahwa penerapan Perda Kawasan Tanpa Rokok dapat diimplementasikan optimal.

“Pemkab akan serius untuk meminimalisir persoalan dampak dari Rokok karena diketahui sangat berbahaya dan merugikan semua kalangan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Bekasi telah mengeluarkan Peraturan Daerah No 1 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok pada Maret 2018.

Adapun tempat atau area yang dijadikan sebagai KTR diantaranya adalah fasilitas pelayanan kesehatan, tempat pendidikan, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja baik kantor pemerintah atau swasta dan pribadi serta tempat umum lainnya di Kabupaten Bekasi.

Puncak acara peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2018 selain pemberian penghargaan Pastika Parahita kepada Sejumlah Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota.

Dalam kesempatan itu dilakukan juga pencanangan Perubahan Peringatan Kesehatan Begambar atau PHW (Public Health Warning) yang diumumkan secara resmi oleh Menteri Kesehatan RI Nila Farid Moelok didampingi Utusan dari organisasi WHO dan Asosiasi Pemerintah Kabupaten se-Indonesia.

“Langkah dan pemberian anugerah maksudnya supaya mempertegas bahwa penyakit akibat tembakau juga terjadi di Indonesia,” pungkas Menkes. (ers)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah