Duduk di Toilet Lebih Dari 15 Menit Bisa Picu Wasir? Ini Penjelasannya

JAKARTA,PenaMerdeka – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa terlalu lama duduk di toilet dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Oleh karena itu para ahli menyarankan agar saat perut terasa mulas atau ingin buang air besar (BAB) dengan durasi tidak lebih dari 15 menit.

“Kalau tidak kebelet, bisa jadi Anda malah memaksa atau menekan supaya keluar dan cepat selesai. BAB bukanlah proses asal keluarnya. Oleh karena itu jangan duduk di toilet terlalu lama,” papar Gregory Thorkelson, MD, ahli pencernaan di University of Pittsburgh.

Mengutip dari Men’s Health, Gregory menjelaskan memaksa atau menekan kotoran sapai keluar dapat meningkatkan risiko terjadinya pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus alias wasir.

Kondisi seperti ini menyebabkan rasa nyeri hingga berdarah. Jika Anda buang air besar sambil melakukan pekerjaan lain seperti bermain gadget dan membaca koran, bisa menghilangkan rasa kebelet.

“Supaya gerakan peristaltik, sebuah kontraksi progresif yang berirama menggerakkan feses Anda ke dalam usus, maka dari itu menyebabkan rasa mulas. Lalu ketika feses telah sampai di rektum, baru itulah terasa kebelet,” terangnya.

Sementara apabika tak segera ke kamar mandi saat perut terasa mulas, menyebabkan peristaltik akam terbalik. Sebuah kondisi feses berbalik lagi ke usus dan membuat proses BAB semakin susah lantaran feses yang mengeras.

Jika rasa mulasnya hilang, segeralah bangkit dan tunggu sampai gelombang mulas kembali dalam beberapa jam.

Sedangkan, apabila Anda membutuhkan waktu duduk di toilet lebih dari 15 menit untuk BAB, hal ini menunjukkan adanya masalah pada kesehatan. Seperti halnya stres yang bisa mengurangi peristaltik dan melambatkan gerakan usus.

“Usus mengekstraksi sejumlah cairan dari feses Anda, yang dapat menyebabkan konstipasi. Makin keras dan juga makin kering, makin susah feses untuk turun tentunya,” jelasnya.

Agar BAB Anda mudah dan tak memakan waktu, Gregory menyarankan supaya mengonsumsi 38 gram serat per hari. Pasalnya, kurang serat menjadi salah satu penyebab sulit BAB.

Selain serat, konsumsi kopi juga bisa memperlancar BAB. Penelitian dari Scandinavian Journal of Gastroenterology menyebutkan bahwa kontraksi otot didalam gerakan peristaltik bisa dipicu oleh kopi. Makadari itu jangan terlalu lama duduk di toilet. (hisyam/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan