Empat Pelaku Penodong Usia Belasan Tahun Digelandang Polsek Ciledug

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Empat pelaku penodong yang setiap aksinya disebutkan menggunakan senjata tajam jenis pedang berhasil ditangkap jajaran Polsek Ciledug, Kota Tangerang.

Pelaku yang rata-rata berusia belasan tahun ini terakhir kali melakukan aksi pada Minggu (22/7) pukul 03.30 WIB di depan Puri 11 Rt 03/01, Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah.

Ke empat pelaku penodong saat melakukan aksi kejahatannya memaksa salah seorang korban Ari Permana (24) supaya menyerahkan ponselnya dan sepeda motor dengan bersenjata tajam jenis pedang.

Namun kurang dari 1 x 24 jam usai menjalankan aksi kejahatannya, aksi kejahatan yang dilakukan Doni (17), Njen (19), Ubay (17) dan Bima (19) akhirnya berhasil dibekuk aparat Kepolisian.

AKP Totok Sunyoto, Kanit Reskrim Polsek Ciledug, mengungkapkan, kejahatan yang dilakukan oleh keempat pelaku penodong modusnya dengan cara mengincar sasaran calon korban terlebih dahulu.

“Biasanya incarannya korban yang sedang duduk-duduk santai sembari memainkan ponsel,” ucap Totok.

Ke empat komplotan pelaku penodong lalu datang menghampiri korban dan langsung menodongkan sajam jenis pedang.

“Otomatis korban ketakutan. Tak ayal terpaksa merelakan ponsel miliknya untuk diserahkan kepada empat pelaku penodong,” terangnya, Minggu (22/7/2018).

Kemudian setelah berhasil menggondol ponsel milik korban, pelaku langsung melarikan diri.

Dan saat itu korban langsung melapor ke polisi. Usai menerima informasi dari korban, petugas Kepolisian langsung melakukan penyelidikan terhadap para pelaku tersebut.

“Resmob yang sedang melaksanakan penyelidikan kewilayahan, mendapat laporan bernama Ari Permana (24), yakni korban empat penodong,” kata Totok.

Kemudian Tim Resmob melakukan pengejaran dan pelaku berhasil ditangkap di daerah Srengseng, Jakarta Barat. Saat itu kata dia pelaku langsung di bawa ke Polsek Ciledug.

Empat pelaku penodong dibawa ke Polsek Ciledug untuk pengusutan lebih lanjut,” tandas Totok. (aputra/hisyam)

Disarankan
Click To Comments