Oleh : Ewwy Widiansyah
KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Lima tahun pasca proklamasi kemerdekaan Negara Republik Indonesia dikumandangkan, tepatnya pada 15 Agustus 1950 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi menancapkan tonggak sejarah. Sebab pada hari itu, ditetapkan sebagai hari lahirnya Kabupaten Bekasi.
Kini 15 Agustus 2018, sudah genap 68 tahun usia Kabupaten Bekasi. Diperingati dengan penuh suka cita sebagai ungkapan kegembiraan dan rasa syukur Pemkab Bekasi kepada masyarakatnya.
Berbagai kegiatan pun digelar untuk mengenang lahirnya Kabupaten Bekasi. Gelaran “Semarak HUT Kabupaten Bekasi ke 68” begitu memukau masyarakat sekitar Bekasi.
Karena, pada 15 Agutus, melalui rangkaian berbagai kegiatan dilaksanakan seperti Pestival permainan teradisonal yang digelar dilapangan komplek Pemda Kabupaten Bekasi.
Sebagai bentuk kepedulian Pemkab Bekasi, termasuk banyak dalam upaya melestarikan budaya dan tradisi masyarakatnya. Pemerindah daerah yang sangat antusias dan merealisasi dalam bentuk program langsung.
Terlepas dari prosesi acara seremonial lahirnya Kabupaten Bekasi berdiri, perlu diketahui, sejak kepemimpinan Neneng Hasanah Yasin sudah banyak torehan pembangunan yang dilaksanakan, ini jelas terlihat dari dua periode kepemimpinannya.
Kaum Hawa Pertama Pimpin Pemkab Bekasi
Neneng Hasanah Yasin, merupakan pemimpin pertama dari kaum hawa yang begitu gigih memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dengan pelaksanaan pembangunan wilayah yang terencana.
Rasanya sebutan “Singa Betina” dari Pebayuran bagi Neneng Hasanah Yasin merupakan julukan yang sangat tepat. Karena, wanita berdarah asli Bekasi itu, sangat gigih dalam bekerja memperjuangkan hak-hak masyarakatnya.
Banyak Mendulang Penghargaan
Sejak periode pertama hingga periode kedua kepemimpinannya, terlihat begitu nyata signifikan perkembangan pembangunan yang dilaksanakan. Mulai dari pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan kesejahtraan masyarakat kabupaten Bekasi.
Itulah sebabnya, dalam perjalanan kepemimpinannya, ada yang berbeda sejak lahirnya Kabupaten Bekasi, sekarang di bawah kepemimpinannya selalu mendapatkan penghargaan. Ini pula yang akhirnya menjadi kebanggaan masyarakat.
Periode pertama kepemimpinannya, Pemkab telah berhasil mendulang penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Bahkan, hingga saat ini penghargaan Opini WTP tersebut telah diperoleh Kabupaten Bekasi hingga empat kali berturut-turut.
Keberhasilan ini, tentunya tidak terlepas dari peranan seluruh SKPD yang ada di pemerintahan Kabupaten Bekasi.
Penghargaan lainnya yang patut menjadi kebanggaan masyarakat kerap diterima Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dalam periode kedua kepemimpinannya.
Diantaranya; penghargaan Daerah Terbaik kategori Infrastruktur dari majalah Sindo Weekly dalam ajang Sindo Government Award 2018, Penghargaan Universal Health Coverag jaminan kesehatan Nasional kartu Indonesia Sehat(UHC JKN- KIS) 2018.
Sejak lahirnya Kabupaten Bekasi dan saat ini di bawah Bupati Neneng Hasanah memang dinilai banyak pihak mampu memberikan perlindungan kesehatan yang terbaik bagi warganya.
Selain itu, Pemkab Bekasi juga mendapatkan penghargaan Pastika Parahita dari Kementerian Kesehatan RI, atas upaya Pemkab yang dipimpin Neneng Hasanah Yasin menetapkan Peraturan Daerah Tentang Kawasan Tanpa Rokok.
Semua yang diperoleh Kabupaten Bekasi ini merupakan upaya yang dilakukan Neneng Hasanah yasin dengan terencana dengan satu harapan dapat mensejahterakan masyarakat Kabupaten Beaksi.
Namun demikian, kendati berbagai penghargaan telah diterima, tentunya sang Bupati Neneng Hasanah Yansin tak mesti terbuai lalu lelap dan merasa berpuas diri.
Betapapun besarnya penghargaan itu, belumlah cukup, jika tidak berimbas pada kinerja yang lebih baik guna kesejahtraan masyarakat kabupaten Bekasi yang lebih baik lagi. Di hari lahirnya Kabupaten Bekasi ke 68 semoga terus bersinar….







