Ini Alasan Penjahit Bendera Raksasa yang Dibentangkan di Setu Parigi Tangsel

0 368

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Bagi Suhanda Johan sang penjahit bendera raksasa yang sengaja di dibetangkan warga di atas permukaan air Setu Parigi, Pondok Aren, Kota Tangsel saat memperingati HUT RI 73 dikabarkan bukan tidak mempunyai tujuan.

Ia bahkan menyebut pembentangan bendera menandai bahwa Setu Parigi belum merdeka. Sebab menurutnya, lokasi yang disebut juga sebagai tandon air seluas 3,8 hektar ini dari sisi perawatan terlihat belum maksimal.

“Setu Parigi belum merdeka, Setu Parigi harus merdeka dari sampah. Manusia punya hak hidup dan alam juga punya hak untuk dirawat dan dilindungi untuk manusia hidup,” kata Suhanda sang penjahit bendera raksasa kepada penamerdeka.com, Senin (27/8/2018).

Kalau dicontohkan, ucap pria yang kerap disapa Kimpo ini menegaskan, sampai sekarang kesadaran masyarakat untuk membuang sampah ke tempat semestinya masih kurang.

Pembentangan bendera ini semangatnya mengajak masyarakat agar sadar akan alam yang ada disekitar. Tidak hanya itu ia juga berharap supaya jangan ada yang mengotori Setu Parigi kembali.

“Masyarakat harus bersatu menjaga lingkungan. Pembentangan bendera merah putih raksasa ini diharapkan supaya seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga alam,” ucap Kimpo.

Alam akan menjadi sahabat kalau kita juga mau jadi sahabatnya. Dan alam akan menjadi musuh terbesar kita jika kita memusuhinya.

Penjahit bendera raksasa dengan ukuran panjang 90 meter dan lebar 12 meter dengan bobot 210 Kg ini mengaku bahwa proses pembuatannya memakan waktu 4 hari. Dan sengaja dibetangkan juga di atas air Setu Parigi untuk memperingati HUT RI yang ke 73. (aputra/abah)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...