Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Ini Penjelasan Dewan Komisaris Soal PHK & Suntikan Modal Bank Banten

140

TANGSEL,PenaMerdeka – Penggelontoran suntikan modal Bank Banten senilai Rp 175 miliar di APBD Perubahan Tahun Anggaran 2018 disebut memang belum memenuhi harapan proposal permintaan awal.

Menurut Media Warman Dewan Komisaris Bank Banten kepada wartawan, yang perlu diketahui adalah meskipun tidak sebesar yang diajukan tetapi Pemprov Banten tetap konsen untuk menyehatkan bank pembangunan daerah itu.

Sebab, sebelum menggelontorkan suntikan modal Bank Banten semuanya juga sudah berdasarkan evaluasi. Termasuk pengurangan kantor dan karyawan serta program penguatan.

“Berbarengan dengan itu manajemen juga sudah mengevaluasi. Jadi adanya pengurangan bukan untuk menambah pengangguran masyarakat Banten. Ini saya perlu tegaskan lagi,” kata Media Warman kepada wartawan di Serpong, Tangsel, Kamis (6/8/2018).

Pasalnya, justru manajemen menutup sejumlah kantor cabang di beberapa daerah di luar daerah. Karena kata pria yang kerap disapa Medi, pihaknya akan fokus mengembangkan di Banten.

“Di Banten sendiri nanti akan ada pembukaan lowongan kerja untuk masyarakat Banten. Lagi pula kita bersama pengurus dan manajemen ayo kita besarkan Bank Banten,” ungkap Medi.

Maka itu hingga nanti Bank daerah ini bisa berkategori ‘Buku 2’ lantaran berkorelasi dengan permodalan. Sekarang kalau suntikan modal Bank Banten digelontorkan senilai Rp175 miliar, yang penting tunjukan kepada pemegang saham yakni Pemprov Banten supaya kerja maksimal.

“Supaya berkategori buku 2 kerja yang maksimal. Sekarang sudah ada perbedaan perbaikan yang signifikan ketimbang dulu kan. Dengan evaluasi dan perbaikan jadi kami ingin dinilai Bank yang layak dahulu kepada Gubernur Wahidin Halim. Karena selaku pemegang saham,” ucap Komisaris.

Saat ini seperti diketahui Pemprov Banten melalui BUMD PT Banten Global Development memiliki 51% saham bank daerah itu setelah mengakuisi dari Recapital Group. Dan beberapa langkah evaluasi penyehatan telah dilakukan. Pada semester 1 th 2018 lalu telah dilakukan audit oleh akuntan publik.

Dan sebelum suntikan modal Bank Banten digelontorkan dalam APBD Perubahan tahun anggaran 2018, pada Januari 2016 ada sekitar 4200 karyawan.

Tetapi sekarang di Juli 2018 total jumlah karyawan yang ada di Bank Banten ada sebanyak 1081 orang. Dan disebutkan juga bahwa pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan bukan hanya di tahun ini saja, untuk efisiensi manajemen pada periode sebelumnya sudah melakukan hal sama. (wahyudi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...