Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kuasa Hukum SMAN 6 Kabupaten Tangerang Bantah Pungli Siswa Rp4 M

305

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Pihak SMA Negeri 6 Kabupaten Tangerang melalui kuasa hukumnya membantah telah melakukan pungutan liar (pungli) siswa senilai Rp4 miliar kepada siswa.

A. Goni selaku kuasa hukum SMA Negeri 6 menyebut hanya ada kekeliruan secara administrasi. Kliennya tidak melakukan pungli kepada seluruh siswa yang akan mengambil ijazah.

“Klien kami tidak melakukan pugli siswa seperti yang diberitakan media selama ini. Hanya ada kekeliruan administrasi saja,” ucapnya kepada wartawan, Minggu (23/9/2018).

Goni juga mengaku telah mengkonfirmasi dengan pihak Inspektorat Provinsi Banten soal pungutan yang sempat menjadi perbincangan di kalangan pendidik. Dan saat ditemui menurutnya pihak Inspektorat sendiri menyangkal adanya pungutan senilai Rp4 miliar oleh SMA Negeri 6.

“Kami tidak pernah menyebut angka Rp4 miliar, dan proses penyelidikannya saat itu sedang berlangsung. Tapi saya tidak mengatakan sebesar itu,” kata Goni menirukan statmen Ismayadi selaku Kepala Inspektorat Provinsi Banten.
Pihak inspektorat juga menurutnya buntut akibat kabar yang sedang berkembang saat itu bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Banten telah melakukan fakta integritas terkait penegasan pelarangan bentuk pungli siswa di SMAN dan SMKN se-Banten.

Pasca diterbitkannya Pergub Nomor 31 Tahun 2018 sekarang ini pihak SMA Negeri 6 telah mempunyai patokan pembiayaan sekolah. Dan apalagi semenjak dipegang Gubernur Banten gelontoran BOSDA tidak menghambat kegiatan belajar mengajar sekolah dengan melakukan pungli siswa.

“Kan kalau soal pendidikan tangung jawab pemerintah dan masyarakat. Kita mendukung program sekolah gratis,” ucap Goni.

Jadi kata dia, soal adanya pungutan senilai kurang lebih Rp17 juta diakuianya pihak SMA Negeri 6 memang sempat meminta kepada orangtua siswa. Tetapi sudah dikembalikan kepada orang tua murid.

“Sekolah sempat meminta dan terkumpul sekitar Rp17 juta untuk biaya ijazah. Tapi sudah dikembalikan. Dan ada kekeliruan administrasi bukan pungli siswa,” pungkasnya. (sarinan)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...