Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Menhub Ajak Swasta Kembangkan MRT Jakarta Hingga Tangsel

61

JAKARTA,PenaMerdeka – Jalur mass rapid transit (MRT) Jakarta, dari Lebak Bulus rencananya menurut pemerintah akan diperpanjang hingga ke wilayah Tangerang Selatan (Tangsel).

Terkait realisasi rencana itu, pemerintah akan mendorong peran pengembang swasta karena alasan keuangan negara.

Menurut Budi Karya Sumadi Menteri Perhubungan, peran pengembang dalam proyek pengembangan MRT Jakarta dan sekitarnya diperlukan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah. Namun demikian kata Menteri, pemerintah juga punya kewajiban membangun daerah-daerah pinggiran.

“Pemerintah akan mengajak developer swasta, saya sudah dua kali ketemu developer, bukan BSD saja, saya sampaikan ke mereka. Silakan mereka memikirkan penghuni-penghuni mereka menggunakan kereta, tapi jangan mengandalkan pemerintah, karena pemerintah selain uangya terbatas, kita punya kewajiban untuk membangun di daerah-daerah pinggiran,” jelas Budi Karya di Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta, Minggu (23/9/2018).

Untuk itu kata Menteri pihaknya meminta pengembang yang berminat mengajukan proposal pengembangan MRT tersebut.

“Kami minta mereka membuat proposal, termasuk yang di BSD ini. Silakan swasta melakukan itu, kalau pun ada pemerintah, pemerintah jangan banyak (perannya) di sana,” sambungnya.

Hingga saat ini Budi Karya belum bisa memastikan waktu pembangunan perpanjangan jalur MRT ini. Sebab, pembangunan MRT tergantung dengan keuangan pengembang.

Selain MRT, pengembang bisa juga membangun angkutan pengumpan (feeder) untuk mengatasi tingginya biaya. Feeder itu bisa berupa light rail transit (LRT) yang biayanya lebih rendah.

Meski demikian untuk saat ini ia berpendapat tidak mengetahui persis kebijakan swasta untuk membantu pengembangan proyek MRT Jakarta dan sekitarnya.

“Tergantung policy atau kebijakan keuangan mereka (swasta) karena ke belakang itu namanya feeder, bisa dikatakan feder juga kan, bisa juga bukan MRT bisa juga LRT. Jadi satu, feeder banyak tempatnya. Bisa langsung satu titik, tapi kan investasi MRT tinggi, di atas Rp 600 miliar/km, kalau dia down grade pakai LRT,” ujarnya.

Budi Karya dalam kesempatan lain sempat mengatakan ada dua opsi perpanjangan jalur MRT dari Lebak Bulus. Opsi itu yakni melewati Pamulang atau Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan. (abah)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...