Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kiting Rampok Minimarket Jaringan Tangerang tak Berkutik Ditembus Timah Panas Polisi

114

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Ranandar yang kerap disebut Kiting (22)) pelaku rampok minimarket 212 Mart di Jalan Pajajaran Raya, Bencongan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, diringkus polisi setelah timah panas berhasil disarangkan petugas ke bagian tubuh pelaku.

Pelaku yang berhasil diindentifikasi saat berada di tempat kejadian perkara (TKP) melalui rekaman kamera CCTV sekarang ini juga disebutkan pihak Polisi masih memburu Gilang (22) satu kawanan perampok lainnya yang kerap melakukan aksinya di kawasan Tangerang.

Bermula pada Kamis 4 Oktober 2018 lalu kedua pelaku rampok minimarket 212 menodongkan senjata tajam dan senjata api ke arah para karyawan.

Korban yang saat itu sedang bekerja sempat dikumpulkan di salah satu gudang minimarket sehingga para pelaku leluasa menggasak uang, handphone, dan sejumlah barang berharga yang berada di TKP.

“Kita mendapat informasi bahwa salah satu tersangka Ranandar alias Kiting berada di Jalan Mataram, Bencongan. Lalu dilakukan penyergapan. Namun, saat akan ditangkap tersangka berupaya melawan dengan mencabut celurit dari dalam bajunya, sehingga terpaksa dilumpuhkan,” kata Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho Hadi, Minggu (7/10/2018).

Dia melanjutkan, jajaran Polres Tangsel melalui tim anti bandit Vipers kemudian bergerak memburu pelaku Gilang ke daerah Jati Uwung, Uwung Jaya, Cibodas, Kota Tangerang. Tapi setiba di lokasi yang dituju pelaku rampok minimarket sudah meninggalkan lokasi.

“Kami masih memburu satu pelaku lagi. Masih dalam pengejaran kita. Tapi Gilang sudah kabur saat hendak diciduk polisi,” ucapnya.

Alex menegaskam, Ranandar dan Gilang rupanya telah menentukan jika minimarket 212 adalah target sasarannya. Kedua pelaku lalu menyiapkan sebilah celurit dan satu buah korek api gas yang menyerupai senjata api pistol.

“Tersangka Ranandar ini yang menodongkan senjata api yang tak lain adalah korek api gas kepada karyawan toko dan mengurung mereka ke dalam gudang. Sedangkan Gilang bertugas mengambil barang-barang di toko,” jelasnya lagi.

Disebutkan polisi, kedua pelaku rampok minimarket berhasil membawa lari uang tunai senilai Rp4,5 juta, 3 unit handphone milik 3 karyawan toko, serta barang-barang toko. Secara keseluruhan, nilainya mencapai sekira Rp11 jutaan. (abah)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...