Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Bupati Bekasi Mengklaim Tak Tahu Soal Kasus OTT KPK Anak Buahnya

0 71

KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Kasus sejumlah oknum pejabat dan PNS serta swasta yang tersandung kasus dugaan korupsi, menurut Bupati Bekasi tidak mengetahui perihal operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang notabene melibatkan anak buahnya.

“Saya sendiri enggak ngerti juga, apa dan bagaimana (soal adanya pengajuan). Saya sendiri enggak hafal,” ujar Buoati Neneng Hasanah kepada wartawan di Kantor Bupati Bekasi, Senin (15/10/2018).

Saat kejadian ungkap Neneng sedang berada di rumah dan baru mengetahui kabar OTT KPK kepada sejumlah anak buahnya setelah Sekda kabupaten Bekasi (H. Uju) menelfon dirinya.

“Pak Sekda yang kasih tahu anaknya. Katanya iya (ada penggeledahan). katanya sih kayak gitu doang,” ungkapnya.

Neneng juga mengaku prihatin dengan adanya OTT KPK di wilayah kabupaten Bekasi. Dan ia berharap untuk ke depannya kejadian serupa tidak terulang.

“Yang jelas kita prihatin dengan kejadian OTT di dinas PUPR. Semoga kejadian seperti ini tidak terjadi lagi kedepan,” kata Neneng.

Seperti diketahui, Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh KPK terhadap beberapa orang yang terdiri dari unsur PNS, Pejabat, dan swasta di Kabupaten Bekasi pada minggu (14/10) lalu terkait untuk memuluskan perizinan megaproyek Meikarta milik lippo group.

Bukan kali ini saja, Megaproyek yang digadang bakal menggantikan Jakarta ini sempat membuat heboh pada saat awal pembangunannya. Hal tersebut, lantaran banyak pihak yang menentang karena dinilai mengangkangi peraturan serta persoalan perizinan yang juga bermasalah.

Dari sekitar 250-500an Ha, luas lahan yang diklaim untuk pembangunan megaproyek meikarta yang terletak di Desa. Cibatu, Kec. Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, izin yang sudah dikeluarkan oleh Pemkab Bekasi pada mei 2017 lalu hanya seluas 84,6 hektar saja. (ers)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...