Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Polisi Bekuk Pengedar Sabu Jaringan Lapas Jambe Tangerang

0 21

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – DY (42) SU (35) dan AR (24) pengedar sabu jaringan Lapas Jambe, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang diringkus jajaran Polresta Tangerang.

Selain ketiga tersangka, Polisi juga masih mengejar satu pelaku yang berhasil melarikan diri dan akan melakukan penyelidikan terhadap satu tersangka yang saat ini berstatus sebagai narapidana.

AKP Uka Subakti, Kapolsek Cisoka Resta Tangerang menjelaskan, narkoba berasal dari Lapas itu berdasarkan pengakuan dari salah tersangka. Akan tetapi kata dia, pihaknya masih akan mendalaminya.

“Penangkapan terhadap ketiga pelaku itu, berawal dari tertangkapnya DY didepan minimarket di Kampung Talaga, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka pada kamis 25 Oktober 2018 malam lalu,” papar Uka, Minggu (28/10/2018).

Uka menambahkan, DY ditangkap ketika sedang menunggu seseorang di Jalan Cangkudu-Cisoka, Kabupaten Tangerang.

“Saat digeledah, ditemukan diduga narkoba jenis sabu yang terbungkus dua plastik klip bening. Barang yang diduga sabu itu dibungkus lakban hitam dan dipegang pada tangan kirinya,” terangnya.

Setelah diintegrosi, DY mengaku menerima dua paket sabu itu dari seseorang yang berinisial SU alias Kojek warga Kampung Selapajang, Desa Selapajang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang.

“Kami langsung bergerak ke alamat yang disebut DY, saat ditangkap SU tanpa perlawanan dan menggeledah rumahnya. Kami menemukan barang bukti satu buah alat penghisap sabu atau bong serta dua sedotan dan pipet kacanya, serta satu buah korek api, lakban warna hitam, dan satu buah dompet kecil yang berisikan tiga buah plastik bening yang disiapkan untuk membuat paketan sabu,” ungkapnya.

Lebih dalam ia mengatakan, US mengaku mendapatkan sabu itu dari pelaku berinisial AR di Kampung Picung, Desa Pamatang, KecamatanTigaraksa. Petugas pun berhasil membekuknya malam itu juga di halaman rumahnya.

“Setelah kami lakukan penyidikan terhadap tiga tersangka untuk menelusuri pemasok lainnya, didapatkan satu nama yang masih buron dan satu nama yang kini berstatus sebagai narapidana di Lapas Jambe,” jelasnya.

Uka menambahkan, ketiga pelaku yang telah berhasil diamankan akan diganjar dengan Pasal 114 dan 112 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Kita akan kembangkan hasil ungkap kasus ini untuk membongkar serta menangkap pelaku lainnya,” tandasnya. (aputra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...