Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Demo Buruh di Puspemkot Tangerang Tuntut Kenaikan UMK

0 47

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Ribuan buruh menggelar demontrasi menuntut diberlakukan kenaikan (UMK) Upah Minimum Kabupaten/Kota ditahun 2019 agar ditetapkan berdasarkan komponen hidup layak di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang.

Dalam orasinya, buruh mendesak Arief R Wismansyah, Walikota Tangerang agar memberikan rekomendasi kepada pemerintah Provinsi Banten menetapkan upah buruh sebesar 25.77 % dari upah tahun 2018 yakni sebesar Rp. 4.505.312.

Maman Nuraman, koordinator aksi demo kenaikan UMK mengaku, angka itu sudah sebelumnya dilakukan survey dibeberapa pasar tradisional yang ada di Kota Tangerang yaitu pasar anyar, Malabar dan Ciledug.

“Kebijakan yang ada melalui peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), ada beberapa daerah yang dikhususkan memenuhi hidup layak. Kota Tangerang seharusnya menjadi representasi menjadi upah minimum,” terang Maman kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).

Pada saat ditemui Ivan Yudhianto, Asisten Daerah (Asda) 1 Kota Tangerang, buruh mengaku kecawa lantaran ketidak hadiran Walikota Tangerang. Pihaknya pun bakal terus bertahan di Puspemkot Tangerang.

“Hingga bisa menemui langsung walikota. Itu karena telah diberikan pemahaman jika Walikota Tangerang saat itu sedang berada di luar kota. Kami hanya memastikan ingin ketemu walikota yang notabene yang harus pro terhadap pekerja,” tegasnya.

Menurut Maman, Wakikota Tangerang sudah meremehkan mereka dan tidak ingin mendengar aspirasi buruh dengan tidak menemui para peserta aksi. Saat bicara otonomi daerah, kata dia, walikota wajib mengedepankan kepentingan warganya.

Maman juga menuding kepada Arief kurang berpihak kepada buruh, padahal sebagian besar dari buruh adalah pendukungnya saat maju sebagai calon Walikota Tangerang.

“Kami akan mendesak Walikota Tangerang untuk memenuhi janji politiknya yang berbicara soal mensejahteraan buruh. Kita tak mau surat rekomendasi dititipkan, kami mau menyerahkan langsung surat rekomendasi ini kepada walikota,” cakapnya.

Maman menambahkan, para buruh juga mengancam bakal melumpuhkan roda perekonomian di Kota Tangerang dengan menggelar aksi besar-besaran apabila tuntutannya tidak dipenuhi oleh Pemerintah Kota Tangerang.

“Kita menjamin akan ada aksi yang lebih besar dari ini. Kami juga memastikan roda perekonomian akan kami lumpuhkan,” tandas Maman saat ditengah-tengah aksi demo menuntut kenaikan UMK. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...