Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Dinas Perkim Kota Tangerang Realisasi Kota Layak Huni

0 250

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) terus menggencarkan dalam mewujudkan Kota Tangerang menjadi kota layak huni.

Untuk itu, pada tahun anggaran 2018 ini banyak program unggulan dirancang agar masyarakat semakin nyaman dengan sarana dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemerintah Kota Tangerang.

Dafyar Eliyadi Hardian, Kepala Dinas Perkim Kota Tangerang mengatakan, program-program itu seperti program bedah rumah yang mencapai 1.000 unit. Bedah rumah pada tahun ini dilaksanakan di 13 kecamatan di Kota Tangerang.

“Untuk masing-masing unit diberikan bantuan senilai Rp20 juta yang dilaksanakan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM). Jumlah bedah rumah yang dibangun kini semakin berkurang, karena banyak yang sudah dibedah dari tahun ke tahun,” terang Dafyar kepada penamerdeka.com, Jumat (14/12/2018).

Diketahui, rinciannya pada tahun 2014, bedah rumah 52 unit, tahun 2015 bertambah menjadi 1.107 unit, tahun 2016, 1.451 rumah tak layak juga dibedah kemudian lonjakan drastis jumlah rumah dibedah ditahun 2017 lalu sudah 2341 rumah.

Sedangkan yang masuk kategori rumah penerima yang akan dibedah adalah masyarakat yang tidak mampu, meliputi kondisi rumah yang tidak layak huni, rumah tidak sehat tanpa sanitasi dan atap rapuh.

Pada tahun 2018 ini juga dilaksankan pembangunan Gedung Kesenian yang direncanakan dibangun di kawasan Moderland, Kecamatan Kelapa Indah, Kota Tangerang pada lahan fasos fasum. Pembangunan ini dibangun di tempat yang berbeda daripada lokasi yang telah ada.

Gedung kesenian ini juga nantinya bakal lebih represetatif dibanding yang telah ada sebab mempunyai berbagai fasilitas yang sudah disiapkan seperti ruang pementasan, ruang ganti serta sarana parkir kendaraan.

Upaya Dinas Perkim Kota Tangerang ini dilakukan sebagai memfasilitasi seniman serta sebagai pusat kegiatan seniman. Dengan luas yang diperkirakan hingga 3.000 meter persegi itu, kehadiran gedung kesenian diharapkan bakal semakin meningkatkan semangat seniman dalam berkarya.

“Kami juga bakal membangun gedung SD dan SMP. Untuk pembangunan gedung MUI Kecamatan Pinang dan Cibodas, serta untuk Puskemas dan Posyandu dan rehab kantor Kecamatan Neglasari dan Benda,” papar Dafyar.

Tidak hanya itu, dalam sektor mambangun pola hidup sehat untuk seluruh warga Kota Tangerang, Dinas Perkim Kota Tangerang juga membangun 1.672 unit septic tank bio septic. Program ini diujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di 13 kecamatan.

Bio septic tank ini mempunyai banyak kelebihan daripada jamban konvensional, di antaranya adalah ramah lingkungan, berdaya tampung pas sesuai kebutuhan, tak memerlukan resapan lagi, air yang keluar tidak berbau, awet, hemat biaya hingga ukuran yang efisien.

“Teknologi tank yang diberikan kepada masyarakat Kota Tangerang baru launching pada tahun ini dan mindsetnya harus diubah. Dulu kan pakai konvensional yang akan tembus ke tanah dan merusak lingkungan, tapi septic tank tidak,” tuturnya.

Adapun dana yang dialokasikan pembangunan jamban ini sebesar Rp5,2 miliar dari APBD yang dikhususkan kepada masyarakat yang belum memiliki jamban. Dari 13 kecamatan, penerima terbanyak jamban sehat ini berada di Kecamatan Neglasari dengan jumlah 498 bio septic tank.

Progress pembangunan 1.671 jamban sehat ini, sudah mulai dikerjakan pada Juni 2018 lalu dan sudah rampung pada November 2018 kemarin.

“Harapanya semoga kedepanya bisa lebih baik lagi dalam membangun setiap program yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Tangerang. Untuk bio septic tank ini juga diharapkan bisa mengurangi kebiasaan warga buang air besar (BAB) sembarangan sehingga lingkungan hidup di Kota Tangerang semakin sehat,” harap Dafyar. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...