Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Pemuka Agama Tangsel Tolak Sarana Ibadah Untuk Kampanye

0 200

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Para Pemuka Agama dan Umaro di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Sepakat menolak sarana ibadah digunakan untuk kampanye, menebar isu hoax, Sara, dan Radikalisme.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam Deklarasi Sarana Ibadah Tidak Boleh Dipergunakan Untuk Kampanye yang diadakan Komisi Pemilihan Umum Tangsel dengan cara berkeliling tempat ibadah.

Mulai dari Masjid Nur Asmaul Husna (Alam Sutera) Gereja Santo Laurensius (Alam Sutera)
Kbnteng Konghuchu (Pondok Jagung), Kamis (21/2/2019).

Bambang Dwitoro, Ketua KPU Kota Tangsel mengatakan, deklarasi tersebut diadakan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, bahwasanya sarana ibadah tidak boleh digunakan untuk kampanye.

“Sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Pemilu, disitu diatur bahwa tempat ibadah dilarang untuk digunakan sebagai kegiatan kampanye,” kata Bambang usai deklarasi di Klenteng Khonghucu Pondok Jagung, Serpong Utara, Kota Tangsel.

Selain itu, kata Bambang, bukan hanya rumah ibadah saja yang tidak boleh dijadikan tempat kampanye. Namun, menurut Undang-undang dan peraturan pemilu, gedung pemerintahan dan lembaga pendidikan pun tidak diperbolehkan.

“Dalam era demokrasi seperti ini sebenarnya perbedaan pilihan itu hal yang biasa, tapi nanti kedepan, kalau sudah selesai pemilih kita harus guyub lagi, sama sama lagi, jangan ada perbedaan yang terus dipertentangkan,” pungkas Bambang.

Sementara, Airin Rachmi Diany, Walikota Tangsel mengungkapkan, ada sekitar 600 tempat ibadah di Kota Berjuluk Cerdas, Modern dan Religius (CMOR) ini.

Untuk itu Ia mengimbau kepada tokoh agama untuk menyampaikan kedamaian kepada masyarakat untuk menolak hoax dan radikalisme.

“Ada sekitar 600 tempat ibadah di Tangsel baik itu Masjid, Gereja, Vihara, Klenteng, Pure. Saya mengimbau agar tokoh agama dapat menyampaikan kepada masyarakat dengan penuh kedamaian untuk menolak hoax dan radikalisme jangan sampai tempat ibadah dijadikan tempat kampanye. Apalagi kan sekarang kampanyenya panjang sekali,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada acara deklarasi tersebut, turut hadir Walikota Tangerang Selatan, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Dandim 0506, Ketua Bawaslu, Kepala Kantor Agama, Ketua MUI, dan para Tokoh Agama Tangsel. (Ari tagor)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...