BRUSSELS,PenaMerdeka – Komisi Eropa mendesak Amerika Serikat (AS) dan Iran menghindari provokasi yang akan menyebabkan destabilisasi lebih lanjut di Timur Tengah. Sebab, ketegangan di Timur Tengah terus meningkat antara AS dan Iran.

“Wilayah Timur Tengah tak memerlukan elemen destabilisasi lebih lanjut. Hal ini adalah sesuatu yang kami katakan secara konsisten,” tegas juru bicara kebijakan luar negeri dan kebijakan keamanan Uni Eropa (UE), Maja Kocijancic seperti melansir dari Anadolu Agency pada Selasa (21/5/2019).

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump mengancam bakal membuat riwayat Teheran berakhir atau tamat jika Iran nekat ingin berperang dengan AS. Ancaman dilontarkan saat Washington menumpuknya kekuatan militernya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan, bahwa Iran sendiri telah berdiri tegak selama ribuan tahun, sementara lagi semua agresor telah angkat kaki.

“Rakyat Iran sudah berdiri tegak selama ribuan tahun, semua agresor pergi. Terorisme ekonomi dan ejekan genosida tidak bakal mengakhiri Iran. Jangan pernah ancam warga Iran,” tutur Zarif. (uki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *