Obsesi Demi Gapura HUT RI Kota Tangerang Prestasi Nasional, RT Ini Rela Dicemooh Karena Botol Bekas

0 500

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sekitar satu tahun Acep Sahrudin mengumpulkan botol bekas untuk material Gapura yang dipasang saat peringatan HUT 74 RI. Dari barang bekas yang dikumpulkan untuk Gapura HUT RI Kota Tangerang, dia berharap bisa mengantongi prestasi nasional.

“Selama setahun lebih, setiap berpergian kalau melihat botol air mineral bekas saya ambil untuk material Gapura HUT RI ke 74,” ucap pria yang kerap dipanggil Ace dan sekarang menjadi Ketua Rt 03 di Rw 02, Kelurahan Pedurenan, Karang Tengah, Kota Tangerang kepada penamerdeka.com, Selasa (20/8/2019).

Alhasil usaha keras mengumpulkan botol bekasnya, Gapura di Jalan Duren 1, Pedurenan, yang dibuat secara swadaya bersama warga mendulang juara 1 tingkat Kecamatan Karang Tengah.

“Yang saya kumpulkan (botol bekas, red) sekitar 6 karung. Gak apa, bahkan ada yang bilang saya pemulung yang penting lantaran saya suka menata kampung, kalau indah dan bersih kan enak dilihatnya. Kita tinggal meneruskan perjuangan. Para pahlawan sudah mengorbankan jiwa raganya merebut NKRI dari penjajah, jadi sekarang kita tinggal mengisi saja dengan kegiatan positif,” ucap Rt Ace.

Gapura HUT RI Kota Tangerang
Suasana gapura hasil kreasi swadaya masyarakat dari material botol bekas saat malam hari.

 

Obsesinya adalah setelah mendapat dukungan dari warga serta lurah setempat sehingga juara di tingkat kecamatan, tetapi nantinya dia berharao bisa juga juara di tingkat nasional.

Ace mengaku sudah melakukan proses pendaftaran di web resmi festival gapura secara nasional. Dan kaya dia, saat ini sedang dalam proses penilaian.

“Saya sudah daftarkan di web ‘Festival Gapura Cinta Negeri’. Gapura yang terpasang menurut info terakhir jangan dicopot hinga bulan September. Mungkin di waktu sela itu bakal ada penilaian,” tukasnya.

Gapura HUT RI Kota Tangerang
Lurah Pedurenan, Ashari Hermawan saat meninjau lokasi Gapura di Jalan Duren 1, Karang Tengah, Kota Tangerang

 

Kendati sempat mendapat bully karena mengumpulkan barang bekas, tetapi kata Ace tidak menjadi soal karena dari hal positif ini sejatinya memeriahkan HUT RI bisa dilakukan dengan kreatif.

“Gak masalah mas, mau dicemooh karena mengumpulkan botol bekas. Proses menempel botol ke kerangka juga sulit dan memakan waktu lumayan lama.  Tapi lingkungan bisa dilihat indah. Terasa lebih meriah dan hidup,” tandasnya. (syam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...