Kronologi Viral Polisi Menendang Pemotor di Cikupa Tangerang, Sekarang Ditangani Provost

0 194

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Polres Kota Tangerang mendalami seorang oknum polisi menedang pemotor saat akan ditertibkan di pertigaan Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/8/2019).

Menurut Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif akan langsung menindaklanjuti video viral tersebut.

“Kita akan periksa dan dalami, saya memastikan anggota yang terekam kamera itu telah menjalani pemeriksaan di Provost,” ucapnya, Jumat (30/8/2019).

Dari hasil pemeriksaan bahwa peristiwa terjadi pada Jumat (30/8/19) sekitar jam setengah 08:00 WIB di Pertigaan Cibadak, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Pada saat itu, kata dia, Brigadir NW dan Brigadir MDH sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas.

Namun Sabilul mengajak masyarakat melihat peristiwa itu secara utuh. Yakni adanya kecurigaan bahwa motor itu merupakan hasil kejahatan.

“Sebagai respons atas video itu, kami langsung melakukan pendalaman,” ujarnya, Jumat (30/8/19).

“Kemudian datang kendaraan Honda Beat Nomor Polisi B 6062 GFG yang kedapatan tidak menggunakan helm,” terangnya.

Saat dilakukan pemeriksaan, ujar Sabilul, pengendara motor Honda Beat berinisial AS (20) itu tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Maka, kata dia, anggota pun memberikan sanksi tilang kepada AS.

Namun, lanjutnya, AS enggan menerima surat tilang dan bahkan terus mengajak adu argumentasi anggota.

Pada saat itu, Sabilul menuturkan, melintas pengendara sepeda motor RX King yang tidak menggunakan helm. Brigadir NW kemudian memberhentikan dan memeriksa pengendara RX King itu yang dikemudikan AP (20).

Dari hasil pemeriksaan, ujar Sabilul, diketahui AP tidak memiliki SIM dan motor yang dikendarainya tidak dilengkapi dengan STNK. Selain itu, lanjut Sabilul, motor RX King itu tidak dilengkapi dengan kaca spion.

“Kepada petugas, AP mengaku motor RX King itu dibelinya secara online,” ujar Sabilul.

Dikatakan Sabilul, Brigadir NW yang masih memproses pengendara RX King kemudian mendengar perdebatan antara Brigadir MDH dengan pengendara Honda Beat yang masih bersikukuh menolak ditilang.

“Brigadir NW kemudian mencoba menengahi perdebatan itu,” tukasnya.

Kemudian, kata Sabilul, saat Brigadir NW menengahi perbebatan antara Brigadir MDH dengan pengendara Honda Beat, tiba-tiba AP memacu motor RX King yang ditungganginya dan berusaha melarikan diri.

“Maka, secara refleks Brigadir NW menendang motor RX King itu,” ucap Sabilul. (sar)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE