Pemkab Bekasi ads HPN 2020

Aktivis HAM Mesir Dikeroyok dan Disiram Cat Oleh Oknum Aparat

0 115

KAIRO,PenaMerdeka – Seorang pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) Mesir diserang oleh sekelompok orang tak dikenal. Dia dikeroyok oleh belasan orang yang diduga oknum polisi Kota Kairo.

Gamal Eid (55) menceritakan pengeroyokan terjadi saat dirinya baru turun dari taksi di dekat rumahnya. Tiba-tiba, belasan orang keluar dari dalam mobil yang terparkir lalu memukuli dirinya. Usai dikeroyok, wajah Eid langsung disiram cat dengan berbagai warna.

“Orang-orang itu memukul, mengancam dengan pistol dan menyiram banyak cat ke wajah dan pakaian saya,” kata Eid seperti dilansir dari BBC, Selasa (31/12).

Menurut Edi, ketika ada beberapa tetangga yang hendak menolong dirinya justru diacungi pistol. Para tetangga Eid diminta untuk tidak ikut campur dan pergi meninggalkan lokasi kejadian.

“Serangan ini berusaha untuk membungkam saya. Sebab saya sering mengkritik pelanggaran hak asasi manusia yang mengerikan di Mesir,” ungkap Direktur EksekutifJaringan Arab untuk Informasi Hak Asasi Manusia (ANRHI) itu.

ANRHI dalam situsnya menyebutkan kejadian yang menimpa Eid bukan yang pertama kalinya. Menurut keterangan dalam situs itu, dalam setahun ini, total Eid mengalami empat kali kejadian penyerangan serupa.

Pada bulan Oktober lalu, Eid mengalami upaya perampokan dan diserang oleh orang-orang yang mengaku sebagai polisi.

Kurang dari sebulan kemudian, sekitar tujuh pria yang membawa senjata menghancurkan sebuah mobil yang dia pinjam yang diparkir di depan rumahnya.

Menanggapi hal itu, rekan sesama pegiat HAM, Sarah Leah Whitson mengaku prihatin atas kejadian yang menimpa Eid. Anggota dari Human Rights Watch (HRW) ini menyebut ada keterlibatan rezim pemerintah Mesir dalam serangkaian penyerangan aktivis HAM itu.

“Serangan berulang terhadap salah satu aktivis hak-hak asasi terkemuka Mesir menimbulkan keprihatinan besar tentang kemungkinan keterlibatan kepemimpinan Mesir,” katanya.

Whitson menambahkan, sejak terpilihnya kembali Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi tahun lalu, pasukan keamanan mesir diperintahkan untuk menangkap kelompok yang kontra pemerintah.

“Rezim telah meningkatkan kampanye intimidasi, kekerasan, dan penangkapan terhadap lawan politik, aktivis masyarakat sipil, dan banyak lainnya yang hanya menyuarakan kritik ringan terhadap pemerintah,” katanya.

Sebagai informasi, BBC telah meminta kementerian dalam negeri Mesir untuk memberikan komentar perihal kejadian itu, namun belum menerima balasan. (uki)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disperkimta Tangsel Ads
Disarankan
Loading...