Pemuda Naik Pitam di Chek Point Jonggol Ini Terancam Lebaran Dibalik Jeruji Besi

JONGGOL,PenaMerdeka – MI (22) pemuda yang melawan petugas bahkan melakukan aksi pemukulan di pos chek point pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Senin (9/5/2020) terpaksa harus melewati perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah di jeruji besi.

Pasalnya, MI karena perbuatannya tersebut akhirnya resmi ditahan Polisi. Penahanan dan penetapan tersangka MI disebutkan karena sudah melalui pemeriksaan selama 1×24 jam. Dan sekarang ini MI telah menjadi tahanan resmi Polsek Jonggol.

“Ditahan sejak Minggu sore. Sudah (ditahan MI) di Polsek Jonggol,” kata Kapolsek Jonggol AKP Agus Hidayat, ketika dihubungi, Selasa (12/5/2020).

Menurut Agus, MI dijerat dengan Pasal 351 KUHP dan Pasal 212 KUHP. Pelaku, kat Agus, dijerat dengan kedua pasal tersebut dengan ancaman 5 tahun penjara karena melakukan penganiayaan dan melawan petugas ketika sedang diberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sebelumnya, aksi MI ini viral di media sosial karena marah-marah saat ditegur untuk memakai masker dengan benar. MI sempat berkelahi dengan warga yang merupakan ketua karang taruna desa setempat.

Meski begitu, belakangan MI mengaku menyesal karena sudah marah-marah lantaran ditegur soal masker untuk memutus mata rantai Covid-19. MI juga akhirnya bmeminta maaf atas perbuatannya itu.

“Iya dia (pelaku, red) mengaku salah ya, terus dia meminta maaf. Karena mungkin karena kebawa emosi,” kata Kapolsek.

Kejadian itu berlangsung di Jalan Raya Jonggol di check point pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Cibarusah-Jonggol pada Sabtu (9/5/2020). MI kemudian diamankan petugas.

Agus mengatakan MI saat itu mengaku sedang terburu-buru ketika diberhentikan petugas dan Ketua Karang Taruna Desa Sukamanah, Jonggol, Andri Irman. Namun, lanjutnya, MI merasa kesal karena Andri ikut menegurnya.

“Motifnya dia kesel sama ketua karang taruna itu karena ikut-ikut tegur. Akhirnya, mungkin karena dia mau melawan petugas, dia takut. Akhirnya yang menjadi sasaran ya ketua karang taruna itu,” ucapnya. (red)

Disarankan
Click To Comments