Klaim Andil Pemenangan Airin-Benyamin, Tanpa Pemkot Luhut Turun Tangan Swadaya Bangun Jembatan

0

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Pasca diterjang banjir pada 18 April 2020 silam, satu jembatan di atas Kali Angke di perbatasan Kota Tangsel, Banten dan Depok, Bogor, Jawa Barat sempat mangkrak tak terjamah perbaikan oleh pemerintah setempat. Akhirnya masyarakat setempat secara swadaya membangun jembatan yang mangkrak diterjang banjir, meskipun selang tiga hari, Pemda Bogor dan Pemkot Tangsel sempat mendatangi lokasi.

“Kita mengira saat itu (kedatangan petugas, red) mau diperbaiki, ternyata ditinggalin aja, dan sampah banjir yang nyangkut juga sama gitu aja,” ungkap salah satu tokoh masyarakat Luhut Lauren Panjaitan (58), Selasa (2/6/2020) malam.

Jembatan tersebut pertama kali pembangunannya diakui Luhut menggunakan dana pribadinya atas dasar hibah untuk masyarakat. “Ya untuk mereka akses yang bekerja di sektor informal agar mereka tidak jauh memutar perjalanan sejauh 8 kilometer baik dari maupun ke Depok, Tangsel, Bogor,” ucapnya.

Saat kondisi jembatan tak kunjung diperbaiki, Luhut intens komunikasi dengan dua pimpinan kelurahan sekitar lokasi (Baktijaya Kecamatan Setu, Tangsel dan Rawa Kalong Kabupaten Bogor). Dia mengaku pertemuan dengan pemerintah mengadukan persoalan sudah dilakukan sebanyak enak kali.

“Pertemuan hingga enam kali dan melalui surat, tak ada respon positif dari dua Pemda ini, meski saya juga sudah mendatangi Kantor Walikota Tangsel dan Kantor Bupati Bogor, serta ke kantor PUPR. Mereka semua hanya memberi jawaban akan membantu perbaikan jembatan ini dengan rencana anggaran Tahun 2021,” jelasnya.

Luhut menyayangkan bila perbaikan jembatan ini harus menunggu setahun, maka warga masyarakat akan terisolir. Pemda Bogor dan Pemkot Tangsel beralasan lokasi jembatan ini, adalah masih perbatasan provinsi maupun perbatasan kota.

“Yang kata mereka ini, takut menjadi temuan hukum. Tapi banyak saya temukan lokasi pembangunan di perbatasan tapi dikerjakan oleh pemda.

Selanjutnya Luhut pun melakukan komunikasi dengan teman-temannya yang punya uang untuk menyumbang dan menjadi donatur pembangunan jembatan.

“Untuk menyakinkan teman-teman itu saya bilang target selesai pembangunan jembatan adalah tiga hari sebelum lebaran Idul Fitri kemarin, bisa dilalui motor saja. Awalnya sebagian besar orang beranggapan jembatan ini adalah jembatan Pak Luhut Menko di Maritim, dan ini menjadi beban moral saya. Sebenarnya ini bukan kawasan saya, tetapi keluasan rejeki, tanah saya seluas 4000 meter sama jalan ini, saya kasih ke masyarakat,” tuturnya, sambil menunjuk bibir jembatan dan jalan aspal menanjak.

Pengerjaan perbaikan jembatan dilapisi besi baja, selesai dalam waktu tiga minggu, dengan jumlah tukang sebanyak 27 orang. Lebar jembatan 4,2 meter, panjangnya 22 meter diatas Kali Angke, memakan dana 375 juta rupiah

Maksimal mobil yang lewat tidak boleh lebih dari 3 Ton beratnya dan ketinggian dibatasi 2,1 Meter, agar tetap awet. Saat ini pula, untuk menutup kekurangan pembayaran 200 juta kepada Toko Bangunan, beberapa orang mengutip Rp 2.000,- kepada para pemotor yang lewat, dan mobil Rp 4000,- selama empat bulan.

“Ini semua karena toko material percaya kepada saya, pada saat pembangunan jembatan boleh hutang dulu pembayaran boleh dicicil selama 3 bulan. Dan nyicil hutang itu ya lewat ini, mengutip motor dan mobil 1 kali 24 jam selama memegang karcis itu, tapi kalau untuk donatur, gratis.

Dan perhari, Luhut menyebut, ada data pelaporan yang transparan dan spanduknya terpampang di tembok dekat bibir jembatan dari Jalan Wijaya Kusuma Villa Pamulang Kelurahan Pondok Benda Pamulang yang mau menyeberang ke wilayah Kelurahan Baktijaya Kecamatan Setu Kota Tangsel atau dari Pondok Kemiri Rawakalong Kabupaten Bogor menuju Pondok Petir Sawangan Kota Depok.

Dengan nada sedikit kesal, dia memperingatkan, makanya kalau memilih Kepala Daerah lihatlah lingkungan sang calon tersebut dahulu. “Kalau lingkungan dia tidak peduli, tidak usah dipilih,” pungkas Luhut yang mengaku turut andil tim pemenangan Airin-Ben dua kali periode dari komunitas gereja. (sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE