HUT RI 76

Mendalam Soal Kisruh John Kei di Green Lake City

POLISI MASIH BERJAGA DI KEDIAMAN JOHN KEI

JAKARTA,PenaMerdeka – Polda Metro Jaya menangkap John Kei dan puluhan anak buahnya di Perumahan Titian Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (21/6/2020) sekira pukul 23.00 WIB.

Tokoh asal Maluku bernama John Refra alias John Kei sekarang telah mengantongi pembebasab bersyarat dalam kasus pembunuhan beberapa tahun silam.

John Kei bebas bersyarat pada Desember 2019. Setelah hampir 6 tahun menjalani kehidupan dalam jeruji besi di Pulau Nusakambangan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan perihal penangkapan John Kei beserta 25 orang yang diduga juga terlibat keributuan di Green Lake City, Tangerang Kota dan Cengkareng, Jakarta Barat.

Para terduga pelaku sempat menghalangi polisi yang hendak menangkap John Kei.

“Dua orang yang diduga pelaku atas nama C dan JK (John Kei) ditangkap di Jalan Titian Indah Utama X pada jam 20.15, markas kelompok John Kei,” kata Yusri dalam keterangan tertulis, Minggu (21/6/2020).

Saat menggeledah markas tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni 28 tombak, 24 senjata tajam, 2 katapel panah, 3 anak panah, 2 stik bisbol, dan 17 ponsel.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kotax Kompol Erna Ruswing Andari membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Diduga terkait kejadian tadi siang di Jakarta dan Tangerang. Polda yang melakukan penangkapan langsung,” ucapnya.

Awal Peristiwa

Warga perumahan kawasan Green Lake City, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang dihebohkan dengan rentetan tembakan oleh orang tidak dikenal pada Minggu (21/6/2020) kemarin.

Dalam insiden yang menghebohkan warga sekitar, ternyata, perusuh menargetkan rumah Nus Kei yang juga kerabat Jhon Kei yang bertempat tinggal di Cluster Australia nomor 52, Green Lake City.

Dalam peristiwa itu, dua orang terluka yakni atas nama Adi Nugroho (security) tertabrak oleh pelaku. Korban lainnya atas nama Andreansyah, Driver Ojol yang tertembak jempol kaki oleh pelaku.

Diawali saat kendaraan jenis Toyota Alya warna putih nopol B 253 SID saat memasuki area cluster Australia

Oleh anggota sekuriti dimintai identitas tamu. Orang tersebut langsung turun dan membuka palang bomgaet. Anggota sekuriti ditodong pistol oleh pelaku yg berada di dalam mobil.

Suasana Perumahan Green Lake City, Cluster Australia, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang usai kerusuhan yang sempat membuat heboh, Minggu (21/6/2020).

Selanjutnya kendaraan jenis Toyota hitam nopol B2394 AE dan kendaraan Toyota putih nopol B 114 EVE, Juga kendaraan jenis Toyota hitam nopol B 8300 PG mengikuti kendaraan yang di depannya.

Anggota yang sedang menjaga langsung menginformasikan seluruh jajaran security untuk meminta bantuan.

Seorang warga sekitar Bertty Busekey, mengatakan ada tiga mobil datang ke rumah korba. Para OTK langsung melakukan penyerangan ke dalam rumah pemilik.

“Menyerang rumahnya Nus Kei. Kalau omongan anaknya itu ada sekitar tiga mobil penuh penumpang untuk menyerang,” kata Bertty berdasarkan keterangan anak Nus Kei di lokasi.

Bertty menuturkan, dirinya mendengar ada beberapa suara tembakan dari dalam rumah. Tapi, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat saat penyerangan.

“Pemiliknya lagi keluar. Keluarganya yang ada di dalam pun berhasil diselamatkan karena disembunyikan di lantai atas,” jelasnya.

Dia mengungkap akibat serangan itu dua orang jadi korban. Yakni, satu orang terkena peluru nyasar, dan satu orang jadi korban tabrak lari OTK.

“Yang kena peluru ojek online saat lagi dekat dengan lokasi kejadian. Korban yang ditabrak itu satpam komplek, saat mengadang mobil pelaku ketika keluar komplek,” pungkasnya.

Akibat kericuhan tersebut sejumlah kendaraan mengalami kerusakan:

-1 buah mobil milik Nus Kei jenis massa warna putih nopol B 16 KEY.

-1 Buah kendaraan milik Nus Kei jenis kendaraan Yaris nopol B 8669 LJ.

-1 buah kendaraan milik bapak Tomi Sugiarto warga Australia boulevard No 50 jenis Pajero sport warna putih nopol B 1373 BJV.

Pembacokan di Cengkareng

Tak lama berselang, pembacokan terjadi di Jalan Kresek, Cengkareng, Jakarta Barat. Satu orang bernama Yustus Corwing Key (46) dibacok lalu dilindas oleh pelaku menggunakan mobil Ertiga. Yustus akhirnya tewas.

Sebanyak sedikitnya lima orang menghadang dan menganiaya Yustus menggunakan senjata tajam parang. “Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Puri Kembangan,” ujar Kapolsek Cengkareng Komisaris Khoiri di Jakarta.

Pembacokan terjadi di Jalan Kresek, Cengkareng, Jakarta Barat. Satu orang bernama Yustus Corwing Key (46)

Namun saat dilarikan ke rumah sakit, korban yang sempat tergeletak beberapa lama usai pengeroyokan itu akhirnya tak tertolong.

Yustus sempat melarikan diri saat dihadang lima pemuda tersebut. Namun tak dapat menghindar sehingga penganiayaan dengan senjata tajam tak dapat dielakkan.

Menurut Kepala Unit Kriminal Umum Satuan Reserse dan Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Inspektur Satu Dimitri Mahendra, kronologis di Kosambi tekait dengan dengan penyerangan dan perusakan Perumahan Green Lake City, Cluster Australia, Cipondoh, Kota Tangerang, pada waktu yang hampir bersamaan.

Peristiwa di Cipondoh melibatkan pula tindak pidana penembakan senjata api dan penabrakan terhadap seorang anggota satuan pengamanan. “TKP (tempat kejadian perkara) ada dua, tapi kami lidik yang Cengkareng,” ujar Dimitri.

Penggrebekan Rumah John Kei

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk memburu para pelaku. Anggota Ditkrimum Polda Metro Jaya langsung menuju ke sebuah rumah di Perumahan Titian Indah Blok M, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu malam.

Puluhan anggota polisi bersenjata lengkap langsung mengepung rumah itu. Rumah itu tak lain, kediaman John Kei.

Suasana penggerebekan markas John Kei di Perumahan Titian Indah Blok M, Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu malam.

Hinga kini dikabarkan, lokasi penangkapan kelompok John Kei masih dijaga aparat kepolisian yakni di Perum Titian Indah, Medan Satria, Kota Bekasi, Senin (22/6) dini hari.

Tak mudah bagi polisi untuk menangkap pelaku yang berada di dalam rumah berpintu coklat tersebut. Sempat ada upaya menghalang-halangi polisi oleh sejumlah orang. Karena itu, polisi terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan.

“Kebetulan tadi ada sedikit menghalang-halangi penangkapan. Tapi tidak ada korban,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

Tak lama kemudian, polisi berhasil masuk ke dalam rumah itu. John Kei dan 24 orang lainnya berhasil ditangkap. Polisi lalu menggeledah rumah itu dan berhasil menyita sejumlah barang bukti, berbagai senjata tajam.

“Barang bukti yang diamankan 28 buah tombak, 24 buah senjata tajam, 2 buah ketapel panah, 3 buah anak panah, 2 buah stik baseball, 17 buah HP, 1 buah decorder hikvision,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat dikonfirmasi terpisah.

Polisi lalu membawa John Kei dan 24 pemuda lainnya ke Polda Metro Jaya. “Dua orang diduga pelaku atas nama C dan JK (John Kei). Lalu, anggota kelompok John Kei yang berada di dalam markas yang berusaha menghalangi tindakan kepolisian kami amankan,” tutur dia. (red)

Disarankan
Click To Comments