Klaim Kerap Razia Hotel Venesia BSD Kota Tangsel, Kasatpol: TPPO Gak Nemu!

IZIN KARAOKE PANTI PIJAT VENESIA BSD TANGSEL DICABUT

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Buntut penggerebekan Bareskrim Polri terhadap hotel Venesia BSD Kota Tangsel 19 Agustus lalu, berujung penutupan tempat yang disinyalir menjadi lokasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan transaksi bisnis prostitusi.

Dikabarkan sebelumnya, hasil dari penggerebekan polisi berhasil mengamankan 47 wanita dengan modus sebagai pemandu karaoke dan terapis pijat.

Satpol PP Kota Tangsel menyatakan apresiasi langkah-langkah yang diambil Bareskrim Polri atas penggrebekan hotel Venesia BSD.

“Itu (TPPO) merupakan kewenangan dari kepolisian,” ungkap Kasatpol PP Tangsel Mursinah saat jumpa pers di Balaikota Tangsel, Senin (24/8/2020).

Dia mengatakan setelah melalui rapat-rapat, maka mulai hari ini Satpol PP Kota Tangsel memberikan rekomendasi untuk mencabut ijin Hotel Venesia.

Dia melanjutkan, rekomendasi penutupan ditujukqn kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DBMPTSP) Kota Tangsel. Dan sudah dilakukan eksekusi pencabutan oleh pihak dinas terkait.

“Sebenarnya kami sebelumnya sudah melakukan penertiban. Kami tidak akan membiarkan jenis usaha yang demikian,” ujarnya.

Hanya saja, pihaknya tidak menemukan kegiatan TPPO sepanjang operasi yang digelar Satpol PP Kota Tangsel.

“Kami tidak menemukan kasus TPPO saat menggelar razia penertiban di hotel Venesia,” tukas Kasatpol. (sg)

Disarankan
Click To Comments