Malang! Bocah Penyandang Difable di Tangsel Tewas Mengenaskan Tertabrak KA

KORBAN DIFABLE DIDUGA SEDANG BERMAIN HP

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Seorang bocah penyandang difable meninggal seketika setelah terserempet kereta api (KA) di Jalur 2 KM 22+8 arah Stasiun Sudimara-Stasiun Jurangmangu, kota Tangsel Senin (7/9/2020) sekitar pukul 16.00 WIB.

Korban mengalami luka parah terutama dibagian kepalanya. Pada saat itu korban yang diketahui bernama Alfian Nur Yudha berusia 11 tahun.

Korban merupakan bocah penyandang disabilitas tuna wicara. Korban disebut tidak mendengar ada kereta yang melintas.

“Saat itu korban sedang berjalan di pinggir rel, mungkin sambil main hp. Terus ada kereta lewat dia gak dengar, dan akhirnya terserempet,” ungkap Panit Reskrim Polsek Ciputat, Aipda Warsito, di lokasi kejadian perkara di Kelurahan Sawah Baru, Ciputat, Kota Tangsel, Senin (7/9/2020).

Sementara orang tau korban Nurkholik yang juga menyandang tunanetra membenarkan jika anaknya meninggal dunia akibat terserempet KA.

“Saya kan tadi ngamen, pas lewat sini kok tahu-tahu kereta berhenti. Terus saya ada perasaan gak enak, dan mengurungkan niat turun dari kereta, dan balik lagi naik kereta yang sama,” ungkap Nurkholik kepada penamerdeka.com, Senin (7/9/2020).

Dirinya menjelaskan bahwa korban memang membawa telefeon seluler saat peristiawa terjadi. Korban merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

“Kondisi fisik korban difable, tidak bisa bicara tapi bisa mendengar. Nurkholik menyatakan ikhlas atas kematian anaknya,” ungkapnya.

“Kakaknya dia perempuan sekolah SMAN 11, dan adiknya di SD 02 Jombang, normal dua-duanya,” tuturnya.

Di lokasi kejadian, mobil ambulance milik Karang Taruna Kelurahan Sawah Baru tiba pukul 18.00 Wib, dan langsung mengevakuasi bocah malang penyandang difable untuk dibawa ke RSUD Tangsel. (sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...