Gelaran Raker Forwat, PDAM TB dan Polrestro Tangkot Curhat Kerja Sinergis

KADERISASI FORWAT, SOSIALISASI DAN PEMULIHAN PANDEMI

SERANG ANYER,PenaMerdeka – Forum Wartawan Tangerang (Forwat) menggelar rapat kerja (Raker) di kawasan wisata pantai Anyer, Kabupaten Serang, Sabtu (12/9/2020).

Agenda Raker ke VI salah satunya membahas kaderisasi calon anggota. Ada sekitar 33 peserta yang tercatat hadir sebagai peserta Raker.

Rangkaian kegiatan Raker tahunan ini terpantau mengikuti standar protokol covid-19.

Hadir dalam kesempatan Raker Forwat sejumlah pendiri dan tamu undangan, diantaranya Kasubag Humas Pemkot Tangerang, Kasubag Humas Polrestro Tangerang Kota serta Asisten Manajer Humas PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang.

SOSIALISASI PENCEGAHAN PANDEMI

“Salam hormat, salam hangat dari Kapolres yang berhalangan hadir. Mudah-mudahan antara Polretro Tangerang Kota dan Forwat sebagai mitra tetap terjaga,” ucap Kasubag Humas Abdul Rochim mewakili Kapolres saat memberikan sambutan, Sabtu (12/8/2020).

Img 20200913 214336
Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rachim.

 

Sistem kerja di kepolisian secara publikasi kata Rochim, harus dibantu oleh wartawan yang tergabung di media.

Seperti keharusan penggunaan masker kepada masyarakat di tengah wabah pandemi covid-19. Ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terjangkit covid.

“Sebagai mitra, kepolisian dan wartawan di Forwat harus sinergis untuk mendukung program pemerintah. Sekarang ini kami sedang gencar sosialisasi penggunaan dan bagi-bagi masker gratis. Kami juga berharap pengungkapan kasus kejahatan bisa diberitakan. Pasalnya jadi penting agar masyarakat bisa nyaman kondusif,” harap Rochim.

PENURUNAN OMSET DAN KERJA PEMULIHAN IMBAS COVID

Sementara Ichsan Sodikin mewakili PDAM TB Kota Tangerang menyebut meski keterbatasan karena kondisi pandemi diakuinya soal silaturahmi kemediaan dan instansinya tetap berjalan.

“Suasana kondusifitas di masyarakat tetap berjalan agar juga bangkit secara ekonomi,” ungkapnya.

Img 20200913 214356
Asisten Manajer dan Pengaduan PDAM TB Kota Tangerang, Ichsan Sodikin.

 

Karena saat, dampak pandemi ini sangat mempengaruhi pendapatan PDAM. pendapatan di bandara salahsatu pelanggan, pabrik-pabrik banyak yang gulung tikar sehingga pasokan air drastis.

“Empat bulan kemarin kita defisit. Angka di Maret dan April 2020 Rp25 miliar. Bandara Soetta yang dalam kondisi normal bisa menyuplai pemasukan rata-rata perbulan Rp9-10 miliar. Sekarang hanya berkisar diangka Rp250 juta saja,” ujarnya.

Karena di bulan April dan Maret pihak bandara tidak melayani jasa penerbangan. Kebutuhan air bandara hanya utuk kebutuhan fasilitas mandi cuci kaki (MCK).

Ichsan beralasan, adanya pemberitaan positif dan progres sangat membantu pemulihan ekonomi. Jajaran Direksi PDAM TB meminta persoalan ini harus disampaikan.

Dan persoalan yang sama bukan hanya menimpa perusahaan air bersih plat merah di Kota Tangerang saja, PDAM di luar daerah lain juga bernasib serupa.

“Di Bengkulu ada pegawai PDAM yang mengalami penundaan gaji. Di PDAM TB sejumlah pos pengeluaran dipangkas, termasuk untuk kehumasan. Jadi atas nama pak Dirut kami meminta kawan-kawan untuk pengertiannya. Mudah-mudahan pandemi segera berakhir,” ucapnya.

Sementara Andi Lala Ketua Forwat mengaku bahwa kondisi saat ini memang berdampak ke semua unsur. Termasuk bisnis media yang mendapat pengurangan porsi kegiatan publikasi dari sejumlah instansi pemerintah atau swasta.

“Kami segenap jajaran Forwat mengerti dengan kondisi dampak pandemi,” ucapnya.

Maka itu kata Lala, dalam dalam Raker ini dia juga meminta pengurus dan anggota tetap mengedepankan pemberitaan yang mendukung pemulihan dampak covid-19.

“Ini tugas kami bersama, membantu program penanganan covid-19. Kaderisasi yang saat ini kita bangun memang untuk mencetak pewarta yang handal. Peduli dengan kondisi sosial masyarakat,” pungkasnya. (Aceng/red)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...