Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Warga di Kabupaten Tangerang Ini Dihukum Masuk Mobil Jenazah

TAK PAKAI MASKER DAN BERKERUMUN

KABUPATEN TANGERANG,PenaMerdeka – Sebanyak 20 warga di Kabupaten Tangerang dihukum masuk kedalam mobil jenazah. Mereka dihukum lantaran tidak memakai masker dan melakukan kerumunan.

Hukuman itu diberikan oleh tim gabungan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, TNI dan Polri saat operasi yustisi di Jalan Raya Bolevard Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jum’at (18/9/2020).

Camat Panongan, Rudi Lesmana, mengatakan pihaknya memberikan hukuman tersebut agar memberikan efek jera. Karena juga mengingatkan bahaya covid-19.

“Untuk memberikan efek jera kita masukkan mereka yang tidak memakai masker ke mobil jenazah, dan di dalam sana diberikan nasehat dari seorang kyai atau ustadz kurang lebih selama 2 sampai 5 menit,” ucapnya.

Menurut Rudi, pihaknya bersama TNI dan Polri melakukan operasi yustisi di tiga titik, yaitu Pos 1 di lokasi dengan warga yang berasal dari daerah Cikupa, Pos 2 warga yang akan memasuki Panongan melewati wilayah Curug, dan Pos 3 wilayah yang akan masuk di Panongan, Curug dan Cikupa.

“Kami harapkan dengan hukuman ini bisa memberikan efek jera terhadap masyarakat yang membandel dan nantinya mereka bisa terus mematuhi anjuran memakai masker,” ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Mekarbakti Panongan, Mansur menuturkan, operasi yustisi ini memiliki sasaran pada masyarakat yang membandel, terutama mereka yang tidak memakai masker apabila keluar rumah.

Nantinya, para pelanggar akan diberikan sanksi berupa membaca Pancasila, push-up ataupun masuk ke dalam mobil jenazah yang telah disiapkan oleh petugas.

“Masyarakat kita hukum dengan tiga pilihan apabila mereka tidak memakai masker namun masih membawa KTP mereka berhak memilih hukuman seperti push-up atau membaca Pancasila tetapi apabila mereka tidak memakai masker dan tidak membawa KTP maka mereka akan dimasukkan ke dalam mobil jenazah,” ujarnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...