Disdik Kota Tangerang Siapkan Subsidi Siswa Tak Mampu Masuk Sekolah Swasta

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang menyiapkan dana subsidi untuk peserta didik yang gagal mendapat sekolah negeri. Subsidi uang pangkal yang diberikan sebesar Rp1 Juta itu guna membantu siswa masuk sekolah swasta di tengah pandemi covid-19.

“Jika tidak masuk sekolah negeri, calon peserta didik bisa masuk ke sekolah swasta dengan yang namanya uang pangkal,” kata Kepala Disdik Kota Tangerang, Jamaluddin, Kamis (1/7/2021).

Jamaluddin mengatakan, uang pangkal itu bagi siswa dari kalangan keluarga kurang mampu. Syaratnya adalah siswa tersebut harus masuk kedalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dipadankan dengan data siswa pada PPDB dan data bantuan sosial.

“Yang artinya dia (calon peserta didik) harus masuk kedalam data base di Dinas Sosial. Saat ini kita mengacu dan mempertimbangkan dari data itu (DTKS),” katanya.

Jamaluddin menjelaskan, bantuan subsidi yang sama halnya seperti tahun lalu itu anggarannya bakal disiapakan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021. Untuk besarannya, Disdik Kota Tangerang memastikan sebesar Rp1 juta.

“Artinya ini sudah disiapkan, InsyaAllah di anggaran perubahan. Untuk beserannya kurang lebih Rp1 juta,” ucapnya.

Jamaluddin menuturkan, Disdik Kota Tangerang mengutamakan pemberian uang pangkal itu bagus siswa yang masuk ke sekolah swasta yang dikelola pemerintah daerah Sedangkan, untuk sekolah swasta yang dikelola Kementerian Agama masih menunggu.

“Kita utamakan di SMP swasta yang dikelola pemerintah daerah dulu. Kalau misalnya ada sisa anggaran baru kita dorong ke Kementerian Agama. InsyaAllah semuanya akan kebagian lah,” jelasnya.

Jamaluddin menambahkan, tahun ini lulusan SD tercatat sekitar 33.000 siswa. Dari jumlah tersebut, hanya 30 persen atau 10.600 siswa yang diterima di SMP negeri melalui seleksi PPDB. Dan, sisanya masuk sekolah swasta.

Sebelumnya, Anggota DPRD Kota Tangerang, Syaiful Millah mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menghantarkan siswa yang tidak terserap sistem zonasi pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Syaiful mengatakan, banyak di wilayah seperti RT, RW, dan kelurahan banyak yang tidak terserap oleh aturan zonasi dengan sekolah yang ada sekarang ini.

Untuk itu, Pemkot Tangerang harus memberikan subsidi kepada siswa yang tidak terserap sistem yang digalakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI itu.

“Saya berpesan, tolong hantarkan mereka (siswa) yang tidak terserap sistem zonasi dengan haknya sebagai warga negara. Solusinya pemerintah antar dong mereka sampai depan gerbang swasta, kasih uang bangunan, kegiatan. Kalau itu tidak dilakukan bangun terus sekolah negeri atau uang pangkal,” ujarnya, Minggu (20/6/2021).

Syaiful mengungkapkan, kemampuan Kota Tangerang saat ini baru 50 persen dalam menyediakan sekolah negeri bagi calon siswa pada pelaksanaan PPDB, serta masih cukup banyak warga belum terakomodir. Terutama, penyediaan tersebut program dalam jangka panjang kedepan.

“Yang artinya saya nilai ini dalam sistem zonasi yang diterapkan sekarang jauh tidak tepat. Seluruh calon siswa, baik SD maupun SMP di Kota Tangerang harus mendapatkan keadilan dalam mengenyam pendidikan pada sistem zonasi,” katanya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments