HUT RI 76

Lagi Covid Direksi Naikan Biaya! Pengamat Pertanyakan Nurani PDAM TB Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sejumlah pihak menyayangkan kenaikan biaya administrasi dan pemeliharaan distribusi meter air pelanggan dari PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang.

Sebab, kondisi masyarakat saat ini secara ekonomi sedang terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul, PDAM TB Kota Tangerang tidak peka jika kondisi masyarakat sedang terpuruk tetapi perusahaan plat merah itu malah menaikan biaya administrasi dan pemeliharaan.

Apalagi disebutkan PDAM bukan berbasis perusahaan yang berorientasi profit. PDAM harus memberikan pelayanan maksimal terhadap kebutuhan air bersih kepada masyarakat.

“Direksi tega! Doddy Effendi selaku Dirum dan Sumarya Direktur Utama (Dirut) PDAM TB Kota Tangerang kok di masa pandemi menaikkan biaya,” kata Adib Miftahul, Senin (26/7/2021).

Adib menyebutkan, kemana hati nurani jajaran direksi di saat pandemi Covid-19. Adib juga meminta meskipun kenaikan pada administrasi dan pemeliharaan tetapi tetap membebani konsumen.

Maka itu Dia mendesak agar PDAM TB menunda atau membatalkan Surat Keputusan Direksi Nomor 3.1/PER-AM/HUK/III/2020 tlTentang Biaya Administrasi Rekening Pelanggan.

“Kendati sudah berjalan, segeralah membatalkan, sampai kondisi ekonomi lebih baik. Dari peristiwa ini, tentu kita juga kecewa dengan Arief Wismansyah, Walikota Tangerang mengapa diam saja atas kebijakan direksi PDAM, menaikkan biaya secara sepihak,” tuturnya.

Dalam hal ini Pemkot Tangerang terkesan memberi restu kenaikan. Kondisi realistis saat ini justru harus membantu memulihkan ekonomi masyarakat.

“Contoh kecil yang harus dijalankan PDAM saat ini adalah membantu masyarakat untuk membuka sumber kran air umum gratis. Karena apa? Supaya masyarakat yang tidak mampu mendapat pelayan
air bersih,” tukas Adib.

Dikatakan, berdasarkan pasal 4 UU No 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, hak-hak konsumen: hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.

“Konsumen punyak Hak, atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa,” tandasnya.

Informasi yang berhasil dihimpun, kenaikan tarif administrasi rekening dan biaya pemeliharaan total sebesar Rp3.500

Mulai Januari 2021 kenaikan biaya administrasi rekening untuk kelompok sosial sebesar Rp 7.500, rumah tangga Rp14.500, instansi pemerintah Rp20.000, untuk niaga Rp16.500 naik Rp20.500, Industri Rp25.000

Sedangkan Kelompok khusus tergantung dengan kesepakatan, biaya pemeliharaan meter sesuai diamater terdapat 10 kelompok, dengan besaran biaya Rp 6.000 sampai dengan Rp 1.650.000. (red)

Disarankan
Click To Comments