Siswa SMA dan SMK di Kota Tangerang Terkendala Belajar Praktik Gegara PTM Dihentikan

PAKAI BERAGAM CARA AGAR BELAJAR EFEKTIF

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sekolah tingkat SMK dan SMA di Tangerang Raya harus menghentikan pelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen. Hal tersebut pascakeluarnya surat edaran dari Pemerintah Provinsi Banten karena melonjaknya kasus covid-19.

Kebijakan itu pun dikeluarkan untuk melindungi kesehatan siswa dan guru penularan Covid-19, khususnya varian Omicron.

Namun kebijakan itu menjadi kendala sendiri bagi pihak seutama SMK. Seperti SMK 3 Kota Tangerang yang terhitung mulai hari ini memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau daring, sesuai instruksi Pempron Banten.

Kepala SMK Negeri 3 Kota Tangerang Endah Resmiati mengaku prihatin dengan penerapan pembelajaran daring, karena terkendala pelajaran praktik yang tidak efektif diterima para siswa.

“Tapi kita tetap berupaya memberikan materi pelajaran praktik secara optimal agar dapat diterima siswa,” katanya, Jum’at 4 Februari 2022.

Endah menambahkan, metode pembelajaran daring harus tetap diterapkan baik untuk pemberian materi pelajaran teori maupun praktik. Untuk teori diberikan langsung guru yang bersangkutan.

“Sedangkan untuk praktik melibatkan sejumlah siswa dalam pembuatan video materi praktik tersebut. Kami pun berfikir terus untuk bagaimana memberikan pembelajaran dari jarak jauh agar efektif dan bisa dipahami siswa,” jelasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments