Diteksi Potensi Permasalahan, Bawaslu Luncurkan IKP Pilkada 2017

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah 2017 di Hotel Arya Duta, Jakarta.

Hal ini guna memetakan dan melakukan pendeteksian dini terhadap berbagai potensi masalah-masalah dalam Pilkada 2017 mendatang, Selasa (29/8).

Menteri Dalam Negeri, (Mendagri), Tjahjo Kumolo yang turut hadir dalam acara ini mengharapkan semua pihak yang terlibat dalam Pilkada 2017 mendukung suksesnya Pilkada.

“Saya berharap semua pihak dapat melakukan pengawasan preventif atau pengingat dini (early warning) pada semua pihak terutama untuk memetakan daerah yang rawan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2017,” kata Tjahjo .

Ketua Bawaslu, Muhammad mengatakan Indeks Kerawanan Pemilu tersebut merupakan hasil penelitian Bawaslu RI terhadap penyelenggaraan pemilihan umum, baik Pemilu Legislatif, Presiden maupun Pilkada. IKP ini disusun pada 101 daerah yang nantinya akan melakukan Pilkada 2017, yang terdiri dari 7 provinsi dan 94 kabupaten/kota.

Dia menambahkan, ada 3 poin utama yang diukur dalam IKP Pilkada 2017 ini yakni yang berkaitan dengan penyelenggaraan, kontestasi, serta partisipasi.

“IKP Pilkada 2017 ini mengukur tiga aspek utama yang saling berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu yang demokratis yakni aspek penyelenggaraan, aspek kontestasi, dan aspek partisipasi,” ungkap Muhammad.

Dengan adanya peluncuran IKP ini diharapkan nanti memudahkan Bawaslu dalam menyusun strategi kebijakan pengawasan bagi daerah-daerah yang rawan, tambahnya. (Shelli/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Jazuli Abdilah ICMI Kota Tangerang
Disarankan