Limbah Sampah Ahok Nyasar ke Kota Tangerang, Pejabat Wilayah Bungkam

Limbah lumpur dari Dinas Tata Air (DTA) Pemprov DKI Jakarta menyasar dibuang ke lahan kavling Kejaksaan Agung yang berlokasi di wilayah Karang Mulya Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Rabu (31/8).

Sementara pihak pejabat wilayah setempat ketika dikonfirmasi bungkam soal adanya truk armada ‘milik’ Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tersebut.

Anto (39), sopir truk plat merah yang membawa muatan lumpur dari Dinas Tata Air Pemprov DKI Jakarta menyebutkan berasal dari wilayah Jalan KS Tubun, Jakarta Pusat.

“Dalam dua hari bisa dua kali saya membuang limbah lumpur ke lokasi ini. Dan itu hampir setiap hari limbah ini dibuang ke sini,” kata sopir armada sampah berplat nomor B 9838 POQ ini menjelaskan.

Sementara itu seorang sopir truk B 9847 POQ lainnya yang tidak mau disebutkan namanya ini membenarkan kalau ia bisa membawa sampah lumpur dua kali dalam sehari.

“Tapi kalau kondisinya macet hanya satu rit saja, lumpur yang saya bawa dari daerah Senen, Jakarta Pusat, ” tegas nya.

Informasi yang berhasil dihimpun, dalam satu hari ada sekitar 10 truk sampah yang membuang sampah lumpur ke kavling Kejaksaan.

Artinya ada sekitar 5 truk Dinas Tata Air DKI Jakarta dalam setiap harinya untuk membuang sampah ke wilayah ini jika satu hari ada dua armada yang mengangkut lumpur sampah.

Sementara, Sucipto, Camat Karang Tengah yang saat itu sedang berada di kantor Kelurahan Karang Mulya saat di konfirmasi terkait adanya pembuangan limbah ia menyarankan ditanya saja ke Lurah yang punya wilayah.

“Saya sedang buru-buru karena di tunggu Pak Walikota, silakan tanya saja ke lurahnya,” tegas Sucipto sambil meninggalkan kantor Kelurahan Karang Mulya.

Sementara H Muhamad, Lurah Karang Mulya juga bersikap sama. Ia mengatakan kaitan pembuangan limbah sampah dari wilayah DKI ditanya saja ke yang bersangkutan, tanpa memberitahu ke pihak yang dimaksud.

Persoalan ini menurut sejumlah pihak sudah dikeluhkan lantaran sebelumnya masyarakat setempat menggalami banjir akibat adanya kegiatan pengurugan yang menurut informasi rencananya akan dibangun proyek pemukiman cluster. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah