KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Perumda Tirta Benteng memastikan stok air bersih untuk Kota Tangerang, Banten tetap aman. Hal itu usai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang menyebabkan kemarau atau kekeringan akan berlangsung hingga akhir 2023.
Direktur Teknik Perumda Tirta Benteng, Joko Surana, mengatakan saat ini kondisi Sungai Cisadane mengalami penurunan kualitas air baku, namun secara kuantitas dalam kondisi aman. Namun pihaknya telah melakukan sejumlah upaya, salah satunya melakukan pengolahan atau penyaringan dalam dua tahap.
“Langkah ini diambil untuk menjaga standar atau kualitas air yang didistribusikan untuk seluruh pelanggan. Dengan ini, para pelanggan diimbau untuk tidak khawatir atau panik dengan kondisi kemarau yang tengah melanda Kota Tangerang dan sekitarnya,” kata Joko di Tangerang, Kamis (21/9/2023).
Joko menjelaskan debit Sungai Cisadane beberapa hari lalu sempat mengalami penyusutan. Namun pada Selasa, 19 September 2023 kondisi batas air kembali normal di 12 meter.
“Batas normal 12 meter, menyatakan stok atau kuantitas air dalam kondisi aman. Namun, secara kualitas mengalami penurunan, salah satunya karena titik hulu belum juga dilanda hujan,” ungkapnya.
Joko menuturkan hingga saat ini belum ada laporan atau keluhan kekeringan yang dialami para pelanggan. Namun pihaknya telah menyediakan posko layanan atau aduan untuk melayani kebutuhan, keluhan atau kendala yang dihadapi.
“Pelanggan bisa datang langsung ke Kantor Perumda Tirta Benteng, di ruang aduan. Atau bisa melakukan pelaporan online di nomor 021-5587234. Kami menyiagakan armada air, untuk menyajikan bantuan air bersih gratis untuk warga yang membutuhkan,” bebernya. (hisyam)







