KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten melaporkan kondisi banjir yang merendam sudah mulai membaik. Kini, penanganan terpusat di Kecamatan Priuk dari sembilan kecamaran yang terdampak pada hari pertama.
“Alhamdulillah per hari kemarin, hampir dua hari matahari sudah mulai agak panas, beberapa area sudah kering. Tinggal dari 15 titik yang ada di Kecamatan Periuk, terakhir kemarin itu empat titik yang masih ada,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar kepada awak media saat ditemui di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (26/1/2026).
Mahdiar menjelaskan, titik yang masih menyisakan genangan meliputi wilayah Periuk Damai, Garden City, dan sebagian wilayah Total Persada. Meski demikian, akses jalan kini sudah mulai dapat dilalui kendaraan.
Untuk mempercepat pemulihan, BPBD berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) merelokasi pompa portabel. Pompa yang berada di wilayah yang sudah kondusif akan digeser ke Periuk Damai agar genangan lebih cepat surut.
“Kita berharap pompa yang ada di area Total itu bisa kita geser karena sudah cukup kondusif di situ. Lalu kita bisa alihkan ke wilayah Periuk Damai supaya area banjir yang ada di situ bisa lebih cepat kering,” ucapnya.
Selain itu, Mahdiar menyebutkan, bakal adanya rapat koordinasi tingkat Tangerang Raya (Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan) untuk menindaklanjuti penanganan banjir secara komprehensif.
“Seiring dengan surutnya air, petugas gabungan dari BPBD, Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) serta lainnya mulai melakukan pembersihan lumpur serta sampah,” katanya.
Dengan fokus pembersihan meliputi, jalan utama menggunakan pompa bertekanan tinggi milik Damkar, fasilitas sosial dan umum sterilisasi, dan gedung sekolah yang terdampak agar bisa segera digunakan kembali untuk aktivitas belajar mengajar.
Namun Mahdiar memastikan, tak ada laporan korban jiwa dalam musibah banjir kali ini. Terkait kabar anak kecil yang terperosok saat bermain air di Periuk Damai, ia mengonfirmasi kondisi anak tersebut sudah membaik.
“Nilai kerugian masih kita kalkulasi, tapi yang pasti berdampak pada kepemilikan pribadi di rumah-rumah dan sarana umum. Saat ini kita sedang berangsur melakukan pembersihan hingga beberapa hari ke depan,” pungkasnya.







