Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Takut Dipolitisasi, Bawaslu Banten Minta Pemda Cairkan Hibah Pasca Pilkada

0 103

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Banten meminta Pemerintah Daerah menunda pencairan dan hibah sebelum pelaksanaan Pilkada pada Februari 2017. Artinya penggelontoran dana tersebut diberikan pasca perhelatan Pemilihan Gubernur rampung dilaksanakan.

Menurut Bawaslu, langkah ini dilakukan agar pemerintah daerah tingkat satu (Pemrov) dan tingkat dua (Kabupaten /Kota se- Banten) tersebut dapat menghindari penggunaan uang untuk kepentingan politik.

Disebutkan bahwa Bawaslu saat ini hanya baru mensosialisasikan penggunaan dana hibah menjelang Pilkada Banten hanya baru kepada Pemrov Banten saja.

Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Pramono U Tanthowi, mengkhawatirkan terjadinya penyalahgunaan dana APBD untuk pemenangan salah satu pasangan calon, melalui program dana hibah.

Dirinya pun telah melakukan kroscek ke sejumlah daerah di Banten soal penggunaan dana hibah. Apalagi banyak yang cair di akhir tahun.
“Ini yang kita khawatirkan kalau uang hibah sampai untuk kepentingan politik,”katanya, Minggu (18/9).

Pihaknya mengaku, akan menanyakan secara tertulis ke pemkot / Kabupaten se-Banten lembaga mana saja penerima dana hibah yang dialokasikan dalam tahun anggaran itu.

Selanjutnya, jika ada indikasi penyalahgunaan dana APBD, pihaknya akan meminta penundaan pencairan dana hibah tersebut hingga selesai pelaksanaan pilgub di Banten.

Dia juga mengakui, sosialisasi yang disampaikan pihaknya baru ke Pemda Provinsi Banten.
“Kalau ke Pemkab / Kota se-Banten kita belum masuk. Tapi kalau ke Pemprov Banten kita sudah melakukan langkah-langkah di atas tadi. Tapi akan segera kita lakukan himbauan dan peringatan dini ke pemkab/kota se-Banten,” ungkapnya.

Sementara Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie terkait anggaran dana hibah pihaknya selama tahun 2014-2015 sudah menghentikan pemberian dana hibah kepada masyarakat Kota Tangerang Selatan.

“Tahun 2014-2015 tidak mencairkan hibah. Sekarang memang haknya masyarakat hibah itu. Jadi prosesnya panjang, seleksinya panjang. Diawali dari proposal mereka kemudian di teliti oleh SKPD terkait,” ujarnya. (wahyudi)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
HPN
Loading...