Ditenggarai karena pintu masuk dan keluar dirubah, menyebabkan arus lalu lintas berimbas tersendat dan menimbulkan kemacetan. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, PT KAI, semestinya harus mengelola dengan rapih Stasiun tersebut.
“Baik pintu timur dan barat harus diatur dengan baik, jumlah toilet dan pintu harus sama, saya berharap jangan masyarakat yang menjadi korban, jadi harus ada kerjasama yang baik antara PT KAI dan Pemkot Tangerang terkait penataan parkirnya,” kata Walikota, Selasa (20/9).
Lebih lanjut Arief mengatakan, harus ada Kolaborasi antata PT KAI dengan Pemkot Tangerang, selama ini kalau ada rapat dengan PT KAI, Walikota menegaskan penentu kebijakan di KAI bisa hadir.
“Selama ini hanya diwakilkan, jadi hasil rapatnya selalu ngambang,” ujar Walikota.
Arief menuturkan, selama ini Pemkot Tangerang, mendukung, dan membantu, serta mendorong pengembangan stasiun, dan tentunya harus ada kerjasama yang baik antara PT KAI dan Pemkot Tangerang.
Maka dari itu Arief berharap, selanjutnya ada perhatian dari pihak PT KAI, sehingga stasiun dapat tertata dengan rapih, dan sehingga masalah kemacetan di sekitar stasiun dapat teratasi.
Sementara, sampai berita ini diturunkan, pihak Humas PT KAI tidak mengangkat teleponnya kita dihubungi. (yuyu)






