Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Menteri Kesehatan Italia Diprotes Lantaran Dukung Kebijakan Banyak Anak

Pemerintah Italia mendorong para pasangan untuk mempunyai anak lebih banyak lantaran tingkat kelahiran yang terjadi dianggap masih rendah. Namun ternyata kebijakan tersebut justru mengundang protes warga negara Italia.

Dalam hal ini sasaran protes ditujukan kepada menteri kesehatan Italia, Beatrice Lorenzin saat hadir pada Konferensi Fertility Day, konferensi yang menjadi salahsatu ajang kampanye pemerintah Italia untuk menghimbau masyarakat supaya mau mempunyai anak.

Penolakan terjadi karena masyarakat beranggapan bahwa kebijakan pemerintah tersebut dinilai rasis dan seksis untuk para wanita. Ketidakpuasan yang dinyatakan para pendemo lantaran rendahnya kesempatan kerja, tempat untuk penitipan anak serta rendahnya kesejahteraan yang membuat rakyat menjadi sulit membesarkan anak dengan baik dan sehat.

Namun Lorenzin mengatakan bahwa dirinya tidak takut, karena rendahnya tingkat kelahiran anak merupakan ancaman bagi masa depan Italia. Umumnya tingkat kelahiran anak yang terjadi lebih rendah dari rata-rata yang terjadi pada negara eropa.

Menurut Lorenzin “Yang lebih penting dari polemik ini ialah kita memiliki 700 ribu orang yang ingin memiliki anak, tetapi tidak mendapatkannya disebabkan bermacam alasan,” seperti dirilis pada laman Reuters.

Negara lain di benua Eropa dengan tingkat kelahiran yang rendah selain Italia adalah Potugis, sedangkan Jerman berada pada urutan pertama. (penamas/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan