Deklarasi Damai Pelajar Kota Tangerang, Tawuran No Prestasi Yes

Slogan deklarasi damai dengan yel ‘Prestasi Yes, Tawuran No, Narkoba No, Asusila No’ pada Sabtu (1/10) di Gelanggang Olahraga (GOR) A. Dimyati diteriakan oleh sekitar 3.000 pelajar Kota Tangerang.

Seperti diketahui, acara ini berlangsung lantaran sebelumnya peristiwa tawuran antar siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Cikokol, Tangerang kerap terjadi. Bahkan sudah bannyak akibat tawuran memakan korban jiwa.

Acara yang digagas oleh Polres Metro Tangerang Kota bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang dihadiri Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah, Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema, Kepala Dindikbud Abduh Surahman, Dandim 05/06 Tangerang Letkol Inf Achiruddin, dan Ketua DPRD Kota Tangerang Suparmi.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Suparmi berharap agar kegiatan deklarasi damai ini bisa menekan aksi tawuran.

Ia juga mengatakan hari ini (deklarasi, red) menjadi momen agar peristiwa kelam itu tidak terulang lagi. Nantinya, setiap hari Senin akan dilakukan pembacaan hasil deklarasi teutama di setiap sekolah yang rawan tawuran.

Pendidikan mental harus ditanamkan pelajar Kota Tangerang agar para pelajar dapat mengetahui bahaya tawuran. Namun, gurunya juga harus dapat memberikan pembinaan terhadap para siswa.

“Guru harus dapat menyentuh siswa secara pendidikan mental,” jelas Suparmi.

Sementara Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengaku bahwa prestasi yang sudah di pegang kota berjuluk Akhlakul Karimah harus tetap dibangun.
“Jangan sia-siakan masa depan untuk hal-hal yang negatif,” pesan Arief.

Deklarasi tersebut merupakan salah satu upaya untuk menanamkan sejak dini kepada para pelajar agar menjauhi hal-hal negatif, seperti tawuran, narkoba, dan asusila.

“Kita berupaya agar hal itu tertanam dalam diri pelajar dan paham bahwa kegiatan-kegiatan negatif itu bisa merusak dirinya sendiri,” ucap Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Irman Sugema menaggapi deklarasi damai.

Irman menjelaskan, pelajar memang rentan menjadi obyek para pengedar narkoba, pemahaman pergaulan yang salah hingga menjurus ke aksi premanisme.

“Pelajar itu aset kita yang harus dijaga, maka dari itu harus kita persiapkan agar memiliki modal untuk meraih masa depan yang baik,” pinta Kapolres.

Isi dari deklarasi ini nantinya akan dibacakan pada setiap kegiatan Upacara bendera di seluruh sekolah di Kota Tangerang agar terus diingat oleh seluruh pelajar. (agus)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kota Tangerang 2019

Disarankan
Dirgahayu RI 73 Jazuli Abdillah